“Efek jangka panjang di area otak berupa konektivitas baru,” kata dr. Adam.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan menyelami cerita dalam novel dapat menjadi metode efektif untuk melatih kembali fokus dan daya ingat masyarakat modern di tengah maraknya gempuran informasi visual yang serba instan.
“Penelitian ini menunjukkan bahwa membaca cerita panjang, termasuk novel, bisa membantu untuk membuat kondisi otak menjadi lebih baik. Bisa jadi salah satu strategi juga untuk melawan brain rot,” pungkasnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.