ARSY Hermansyah kembali mencuri perhatian publik lewat prestasinya di bidang akademik. Putri pasangan Anang Hermansyah dan Ashanty ini terpilih menjadi salah satu delegasi dalam ajang Global Millennial Model United Nations ke-22 atau GM MUN 2026 yang berlangsung di Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada 16–18 Oktober 2026.
Tak hanya mengikuti forum internasional, Arsy juga tampil percaya diri saat menyampaikan pidato menggunakan bahasa Inggris di hadapan para delegasi. Momen membanggakan tersebut dibagikan Ashanty melalui akun Instagram pribadinya.
Keikutsertaan Arsy dalam GM MUN 2026 menjadi pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kritis, serta memahami isu-isu global melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Arsy berdiri di podium dan menyampaikan gagasannya menggunakan bahasa Inggris. Ia terlihat percaya diri saat berbicara di hadapan peserta forum.
Menurut pemberitaan mengenai acara tersebut, Arsy mendapat kesempatan menjadi delegasi Jepang di dewan UNICEF untuk kategori Junior Level. Pengalaman ini menjadi ruang baginya untuk belajar menyampaikan pendapat dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan.
Keberhasilan Arsy mengikuti forum internasional ini turut mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Anang Hermansyah dan Ashanty hadir untuk menyaksikan langsung sang putri menjalani pengalaman tersebut.
Ashanty mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru melihat Arsy mampu berbicara dengan percaya diri di hadapan banyak orang. Momen itu juga mengingatkannya pada mendiang ayahnya, yang menurut Ashanty memiliki nilai dan semangat yang ingin diteruskan kepada generasi berikutnya.
Ashanty pun menyampaikan harapan kepada Arsy. Dia berharap sang putri bisa terus berani menyuarakan gagasan dan mengembangkan potensinya.

Selain kemampuan berbicara di forum, penampilan Arsy juga menarik perhatian. Pada hari pertama GM MUN 2026, ia mengenakan busana bertema Gryffindor dari dunia Harry Potter.
Penampilannya memadukan blazer gelap, jubah dengan detail emas, rok lipit merah marun, serta dasi bernuansa merah dan emas. Gaya tersebut memberikan sentuhan unik pada kegiatan pembukaan forum.