Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebuah Tempat Wisata Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Apa Dampaknya?

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |10:12 WIB
Sebuah Tempat Wisata Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Apa Dampaknya?
Candi Prambanan, satu di antara Situs Warisan Dunia UNESCO di Indonesia. (Foto: dok Indonesia.Travel)
A
A
A

Selain itu, status ini juga dapat mendorong investasi untuk kegiatan konservasi atau pelestarian. Meski begitu, penetapan sebagai Situs Warisan Dunia tidak otomatis menjamin lonjakan wisatawan maupun bantuan dana dari UNESCO.

Negara yang memiliki situs tersebut dapat mengajukan bantuan melalui World Heritage Fund untuk kebutuhan tertentu, seperti konservasi, pengelolaan, dan perlindungan darurat. Namun, pemberian bantuan bergantung pada kelayakan pengajuan serta kebutuhan situs yang bersangkutan.

Di sisi lain, meningkatnya jumlah pengunjung juga bisa menimbulkan tantangan. Terlalu banyak wisatawan bisa menimbulkan tekanan pada bangunan bersejarah, kawasan permukiman lama, dan habitat alami. Jika tidak dikelola dengan baik, pembangunan maupun aktivitas wisata justru bisa merusak nilai yang membuat tempat tersebut diakui oleh UNESCO.

Negara Tetap Bertanggung Jawab atas Pelestarian

Meski menyandang nama UNESCO, situs yang masuk dalam daftar Warisan Dunia tidak menjadi milik organisasi tersebut. Kepemilikan dan tanggung jawab utama atas perlindungannya tetap berada di negara tempat situs itu berada.

Negara terkait diharapkan terus memantau kondisi situs dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga nilai pentingnya. Hal ini termasuk mengendalikan ancaman yang dapat merusak warisan budaya maupun alam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement