JAKARTA – Di balik kepiawaian Memes dalam bernyanyi dan membawakan seni tradisional, terdapat didikan keras dari almarhum Guruh Soekarnoputra. Memes mengenang perjuangannya saat masih remaja ketika menimba ilmu di Swara Maharddhika.
Pelantun lagu Pesawat Terbangku ini menuturkan, dirinya bergabung di angkatan 9 pada tahun 1980 saat masih berseragam SMP dan SMA. Di sanalah mental serta keterampilannya ditempa langsung oleh sang maestro.
"Jadi saya belajar nari, belajar kebudayaan, belajar organisasi, belajar disiplin. Semua tari-tarian dan belajar berkebaya, make up, rambut, di-konde-an semua Mas Guruh yang ngajarin," kenang Memes di rumah duka kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

Memes menceritakan, pada era 1980-an, memakai kebaya lengkap dengan sanggul bagi anak muda bukanlah hal yang lazim ditemui di jalanan.
Bahkan, Memes rela naik transportasi umum. Semua hal itu dilakukan Memes agar bisa sampai ke sanggar milik almarhum Guruh Soekarnoputra.
"Jadi kebayang enggak dulu latihan-latihan tuh kita harus pakai kebaya di sini, tahun '80 itu belum ada tuh yang kita pakai kebaya. Akhirnya kadang-kadang kita karena naik bis atau kendaraan umum, kita naik bis dulu atau naik kendaraan umum nanti kita ganti di sini pakai kain dan pakai belum gitu apa, konde," ujarnya.

Memes merasa didikan tersebut melahirkan kemandirian bagi dirinya dan rekan seangkatannya sejak belia.
"Udah bisa dandan sendiri dulu kita dari kecil," ungkap ibu dari Kevin Aprilio ini bangga.
Kini, budayawan dan seniman legendaris Indonesia, Guruh Soekarnoputra, telah tiada. Dia meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi WIB karena komplikasi penyakit.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.