JAKARTA - Brokoli jadi satu di antara sayuran yang praktis diolah menjadi berbagai menu. Namun, sayuran hijau ini juga cepat layu jika disimpan dengan cara yang kurang tepat.
Brokoli yang awalnya terlihat hijau dan segar bisa berubah menjadi layu, menguning, bahkan mengeluarkan bau tidak sedap. Padahal, jika disimpan dengan benar, brokoli segar bisa bertahan hingga beberapa minggu di dalam kulkas.
Menurut koki profesional Fred Tiess yang dilansir dari Southern Living, cara menyimpan brokoli perlu disesuaikan dengan kondisinya, baik masih utuh maupun sudah dipotong. Pemilihan brokoli sejak awal juga ikut menentukan seberapa lama sayuran ini bisa bertahan.
Sebelum membahas cara menyimpannya, pastikan brokoli yang dibeli memang masih dalam kondisi baik. Brokoli segar biasanya memiliki kuntum yang padat dan terasa kokoh. Warnanya juga cenderung hijau tua hingga keunguan. Selain itu, pilih kepala brokoli yang terasa lebih berat dibandingkan ukurannya.
Jangan lupa perhatikan bagian batangnya. Jika batang atau bagian potongannya mulai berubah kecokelatan, hal tersebut bisa jadi tanda bahwa brokoli sudah cukup lama dipanen.
Jika membeli satu atau dua bonggol brokoli dan belum berencana mengolahnya dalam waktu dekat, jangan langsung dicuci.
Simpan brokoli utuh di laci bagian sayuran atau crisper drawer di dalam kulkas. Usahakan suhunya cukup rendah, tetapi jangan sampai brokoli membeku.
Agar lebih awet, bungkus brokoli secara longgar menggunakan plastik. Jangan membungkusnya terlalu rapat karena brokoli tetap membutuhkan sirkulasi udara. Plastik juga berfungsi melindungi brokoli dari udara kulkas yang cenderung kering.
Pastikan laci bagian sayuran tak terlalu penuh. Ruang yang cukup membantu brokoli tetap mendapatkan sirkulasi udara dan tak cepat rusak.
Dengan penyimpanan yang tepat, brokoli segar bisa bertahan selama beberapa minggu di dalam kulkas.
Brokoli yang sudah dipotong juga sebaiknya disimpan di dalam kulkas. Jika membeli brokoli dalam kemasan besar dan berencana menghabiskannya dalam waktu sekitar seminggu, brokoli bisa tetap disimpan dalam kemasan aslinya.
Namun, jika sudah beberapa hari dan brokoli belum habis, ada cara sederhana untuk membuatnya kembali segar. Rendam brokoli dalam air es selama sekitar satu jam di dalam kulkas. Setelah itu, tiriskan hingga benar-benar tidak terlalu basah.
Selanjutnya, pindahkan brokoli ke wadah yang lebih kecil dan tutup secara longgar dengan plastik. Jika brokoli sudah disiapkan untuk dimasak, kamu juga bisa menyimpannya langsung di wadah yang nantinya digunakan untuk mengukus.
Letakkan bagian batang di bawah dan kuntum di atas, lalu tambahkan sedikit air. Tutup wadah dan brokoli siap dimasak ketika dibutuhkan.
Punya brokoli berlebih dan belum tahu kapan akan memasaknya? Membekukan brokoli bisa menjadi pilihan.
Namun, jangan langsung memasukkan brokoli mentah ke dalam freezer. Brokoli perlu melalui proses blanching atau perebusan singkat terlebih dahulu. Cara ini membantu mempertahankan warna, rasa, dan kandungan nutrisinya.
Caranya cukup mudah. Potong brokoli menjadi beberapa bagian, lalu rebus dalam air mendidih yang sudah diberi sedikit garam selama sekitar dua menit. Setelah itu, segera masukkan brokoli ke dalam air es hingga dingin.
Tiriskan dan hilangkan sisa airnya. Susun brokoli di atas loyang yang sudah dilapisi kertas roti, lalu bekukan dalam kondisi terbuka.
Setelah brokoli benar-benar beku, pindahkan ke kantong atau wadah yang bisa ditutup rapat. Brokoli pun siap disimpan di dalam freezer hingga akan digunakan.
Satu hal yang perlu diingat, brokoli tidak cocok disimpan terlalu lama pada suhu ruang. Untuk mempertahankan kesegarannya, tempat terbaik adalah laci sayuran di dalam kulkas dengan suhu serendah mungkin tanpa membuatnya membeku. Menyimpan brokoli pada suhu ruang dapat memperpendek masa simpannya secara signifikan.
Jadi, kalau ingin brokoli tetap hijau, renyah, dan tidak cepat terbuang, jangan asal memasukkannya ke kulkas. Simpan brokoli utuh dalam kondisi belum dicuci, bungkus secara longgar, dan letakkan di laci sayuran. Sementara itu, brokoli yang sudah dipotong perlu disimpan dalam wadah yang tepat dan tetap dalam kondisi dingin.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.