Meski telah kembali beroperasi, kondisi penerbangan di wilayah terdampak masih dalam pemantauan. AirNav Indonesia menyebut awan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terdeteksi di wilayah penerbangan.
Karena itu, pilot diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan selama proses kedatangan maupun keberangkatan. Pembukaan kembali bandara dilakukan berdasarkan perubahan kondisi sebaran abu, evaluasi keselamatan penerbangan, serta informasi aeronautika terbaru. Pemantauan juga mempertimbangkan hasil paper test volcanic ash yang dilakukan secara berkala di sejumlah lokasi bandara terdampak.
AirNav Indonesia memastikan pemantauan aktivitas vulkanik dan sebaran abu Gunung Anak Krakatau terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama para pemangku kepentingan penerbangan. Pembaruan informasi aeronautika akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.