Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Fraktur Phalanx, Cedera yang Dialami Bintang Persija Jakarta Pratama Arhan hingga Jalani Operasi

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |14:05 WIB
Mengenal Fraktur Phalanx, Cedera yang Dialami Bintang Persija Jakarta Pratama Arhan hingga Jalani Operasi
Pratama Arhan cedera. (Foto: Instagram/@sweetymoon1821_.)
A
A
A

CEDERA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang atlet profesional, termasuk pesepakbola. Kini, bitang Persija Jakarta, Pratama Arhan, pun tengah didera cedera.

Arhan mengalami patah tulang pada jari atau phalanx fracture. Cedera ini bahkan membuat kekasih dari Inka Andestha tersebut harus naik meja operasi. Lantas, apa sebenarnya fraktur phalanx dan bagaimana cedera tersebut dapat terjadi?

Pratama Arhan sudah berlatih bersama Persija Jakarta Media Persija

1. Apa Itu Fraktur Phalanx?

Dilansir dari Ortho Impants India, phalanx adalah sebutan untuk tulang-tulang kecil yang membentuk jari tangan dan jari kaki. Pada tangan, terdapat 14 tulang phalanx. Kecuali jempol, masing-masing jari memiliki tiga ruas tulang.

Ibu jari hanya memiliki dua phalanx, yaitu phalanx proksimal dan distal. Sementara jari telunjuk hingga kelingking memiliki tiga bagian, yakni phalanx proksimal, medial atau tengah, dan distal.

Ketika salah satu atau lebih tulang tersebut mengalami patah, kondisi tersebut disebut fraktur phalanx atau patah tulang jari. Patah tulang jari merupakan cedera yang cukup umum dan dapat terjadi akibat benturan langsung, tekanan kuat, maupun gerakan memutar yang menyebabkan tulang mengalami tekanan berlebihan.

2. Jenis-Jenis Fraktur Phalanx

Fraktur phalanx dapat dibedakan berdasarkan lokasi tulang yang mengalami patah. Pertama, ada Fraktur Phalanx Proksimal Fraktur ini terjadi pada ruas jari yang berada paling dekat dengan telapak tangan, tepatnya di sekitar pangkal jari.

Kedua, ada Fraktur Phalanx Tengah. Jenis ini terjadi pada bagian tengah jari. Fraktur dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menekuk maupun meluruskan jari.

Ketiga, ada Fraktur Phalanx Distal. Fraktur distal terjadi pada bagian ujung jari, dekat dengan kuku. Cedera pada area ini dapat terjadi akibat benturan langsung atau jari yang terjepit. Jenis dan lokasi patah tulang akan menentukan penanganan yang diperlukan.

 

3. Apa Penyebab Fraktur Phalanx?

Pratama Arhan dan Inka Andestha

Cedera pada jari dapat terjadi dalam berbagai situasi. Pada atlet, benturan ketika berolahraga menjadi salah satu kemungkinan penyebabnya.

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan patah tulang jari antara lain terkena benturan benda yang bergerak cepat, terjatuh dengan tangan sebagai tumpuan, jari terbentur atau terjepit, kecelakaan, hingga penggunaan alat tertentu. Pada olahraga yang melibatkan kontak fisik atau gerakan cepat, jari dapat menerima tekanan yang cukup besar sehingga berpotensi mengalami cedera.

Lalu, bagaimana gejala dari fraktur phalanx? Patah tulang pada jari umumnya menimbulkan sejumlah gejala. Salah satu tanda paling awal adalah rasa sakit pada bagian yang mengalami cedera.

Gejala lainnya dapat berupa nyeri dan terasa sangat sensitif ketika disentuh, pembengkakan di sekitar jari yang cedera, hingga memar. Kemudian, jari juga menjadi kaku dan sulit digerakkan.

Gelaja lainnya adalah bentuk jari terlihat tidak normal atau berubah posisi. Jari terasa tidak stabil dan gerakan jari menimbulkan rasa sakit.

Menariknya, seseorang yang mengalami patah tulang jari belum tentu kehilangan kemampuan untuk menggerakkan jarinya. Namun, gerakan tersebut biasanya disertai rasa nyeri. Karena itu, kemampuan untuk menggerakkan jari tidak dapat dijadikan patokan bahwa tulang tidak mengalami patah.

4. Apakah Semua Fraktur Phalanx Harus Dioperasi?

Tidak semua patah tulang jari membutuhkan operasi. Penanganan bergantung pada lokasi, bentuk, tingkat keparahan, serta kestabilan fraktur. Pada patah tulang tertentu, jari dapat ditangani menggunakan metode imobilisasi seperti bidai atau splint agar tulang tetap berada pada posisi yang tepat selama proses penyembuhan.

Namun, pada fraktur yang lebih berat atau menyebabkan tulang bergeser dan sulit dipertahankan posisinya, tindakan operasi dapat diperlukan. Dalam operasi, dokter dapat menggunakan alat seperti pin, sekrup, pelat, atau kawat untuk menyatukan dan mempertahankan posisi tulang selama proses penyembuhan.

Keputusan mengenai operasi tentu bergantung pada hasil pemeriksaan dokter. Selain itu, semua penanganan diambil berdasarkan kondisi masing-masing pasien.

Cedera yang dialami Pratama Arhan menjadi perhatian publik karena statusnya sebagai pemain bintang di Indonesia. Dia kini juga jadi bagian dari salah satu klub top Indonesia, yakni Persija Jakarta.

Arhan tentunya akan makin bersemangat sembuh karena perjalanan Persija di Super League 2026-2027 akan mulai bergulir pada akhir pekan ini. Proses pemulihan Arhan pun turut mendapatkan dukungan dari sang kekasih, Inka Andestha.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement