Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahaya Kabut Asap Ternyata Bisa Pengaruhi Reproduksi Pria, Ini Penjelasan Dokter

Niko Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 29 Agustus 2026 |21:05 WIB
Bahaya Kabut Asap Ternyata Bisa Pengaruhi Reproduksi Pria, Ini Penjelasan Dokter
Kesehatan reproduksi pria. (Foto: Freepik)
A
A
A

PAPARAN kabut asap dan polusi udara tak hanya memicu masalah pernapasan. Asap ini juga menyimpan ancaman serius bagi kesehatan reproduksi pria.

Ancaman penurunan kualitas sperma hingga terganggunya kadar hormon testosteron mengancam pria. Dampak buruk polusi kini makin nyata jika tidak diantisipasi dengan tepat.

Bahaya Letakkan Laptop di Pangkuan untuk Kesehatan Reproduksi Pria

1. Bahaya Kabut Asap Bisa Pengaruhi Reproduksi Pria

Dokter Spesialis Andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Jefry Tribowo. dalam unggahan video di akun Instagramnya mengungkapkan bahwa paparan kabut asap secara terus-menerus memiliki dampak negatif langsung terhadap organ reproduksi pria dan tingkat kesuburan pria.

"Kabut asap ini sangat jelek banget buat kesehatan reproduksi pria. Karena kalau kita semakin lama terpapar kabut, yang terjadi adalah sperma kita menjadi jelek, testosteron menjadi turun, bahkan kesehatan penis pun menjadi terganggu,” kata dr. Jefry.

2. Langkah Pencegahan

Melihat tingginya risiko tersebut, dr. Jefry membagikan tiga langkah praktis dan efektif yang dapat diterapkan para pria untuk menjaga kualitas organ reproduksi serta stamina tubuh di tengah buruknya kualitas udara.

Pertama, siapkan air purifier di dalam kamar tidur. Banyak orang menganggap rumah atau area dalam ruangan sepenuhnya bebas dari polusi.

Padahal, partikel kabut asap yang halus sangat mudah menyusup ke dalam kamar, terutama saat malam hari. Oleh karena itu, penggunaan alat pemurni udara (air purifier) menjadi proteksi utama.

"Makanya saran saya sebagai seorang dokter, coba deh kita melakukan tiga tips berikut ini ya. Yang pertama, itu adalah sedia air purifier di kamar. Karena sekarang kabut asap itu bahkan udah keciuman di dalam kamar saat kita mau tidur. Kalau kita punya air purifier, itu mampulah untuk mengurangi dari polusi tersebut,” jelas dia.

 

Kedua, rutin konsumsi suplemen penjaga imunitas. Selain memproteksi udara ruangan, perlindungan dari dalam tubuh tak kalah penting. Asupan suplemen dan nutrisi spesifik diperlukan untuk menetralkan radikal bebas akibat polusi serta menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal.

"Yang kedua, itu adalah konsumsi suplemen untuk menjaga imunitas. Ada beberapa suplemen ya yang direkomendasikan, terlebih kalau memang kita kekurangan nutrisi tertentu,” tutur dr. Jefry.

dr. Jefry menambahkan beberapa jenis nutrisi yang sangat disarankan untuk menjaga kondisi fisik di masa buruknya kualitas udara.

"Seperti vitamin D itu sangat penting banget, omega-3, lalu juga magnesium. Sebaiknya kita konsumsi sesuai dengan anjuran dari dokter,” tambah dia.

Buruknya kualitas udara di luar ruangan sering kali menjadi alasan untuk menghentikan rutinitas berolahraga. Padahal, aktivitas fisik sangat penting untuk menjaga kelancaran sirkulasi darah serta memicu produksi hormon secara optimal. Solusinya adalah memindahkan lokasi latihan ke dalam ruangan (indoor).

"Terakhir yang ketiga, paling penting, itu adalah jangan lupa melakukan olahraga, tetapi sebaiknya indoor di dalam ruangan. Saran saya, kita tetap harus melakukan olahraga kekuatan dan aerobik untuk menjaga kesehatan,” pungkas dr. Jefry.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement