Apabila kondisi mengharuskan anak berada di luar rumah atau terpapar asap pekat, perlindungan pernapasan perlu diperhatikan. Masker respirator N95 dapat digunakan karena mampu menyaring setidaknya 95 persen partikel berukuran 0,3 mikron.
Masker harus terpasang dengan rapat pada wajah anak dan diganti apabila sudah kotor. Meski demikian, penggunaan masker hanya menjadi langkah perlindungan sementara. Cara paling efektif untuk mengurangi paparan adalah segera membawa anak menjauh dari wilayah dengan kabut asap yang pekat.
Bagi anak yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, kesiapan obat-obatan juga menjadi hal penting. IDAI mengingatkan orang tua untuk memastikan obat rutin, seperti antiinflamasi steroid dan bronkodilator, tersedia sesuai kebutuhan.
Namun, penggunaan obat harus berdasarkan indikasi medis dan mengikuti anjuran dokter. Obat-obatan tersebut tidak boleh digunakan secara sembarangan atau dalam jangka panjang tanpa pengawasan tenaga medis.
Begitu pula dengan pemberian oksigen, baik di rumah sakit maupun di rumah. Terapi oksigen harus dilakukan sesuai petunjuk medis karena pemberian oksigen tidak akan mengatasi sumber masalah apabila anak masih berada di lingkungan dengan tingkat polusi udara yang tinggi.