Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gejala Depresi pada Anak, Orangtua Jangan Sampai Kecolongan!

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |12:10 WIB
Gejala Depresi pada Anak, Orangtua Jangan Sampai Kecolongan!
Gejala Depresi pada Anak, Orangtua Jangan Sampai Kecolongan! (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang dapat memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan sesuatu, dan menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga dapat terjadi pada anak dan memengaruhi kehidupan mereka, termasuk proses belajar, hubungan sosial, serta aktivitas di rumah.

Pada anak, tanda depresi tidak selalu terlihat dalam bentuk kesedihan. Sebagian anak justru menunjukkan perubahan perilaku, menjadi lebih mudah marah, menarik diri, atau kehilangan ketertarikan terhadap kegiatan yang sebelumnya mereka sukai.

Secara umum, gejala depresi pada anak dapat terlihat melalui perubahan kondisi psikologis maupun fisik.

Gejala Depresi pada Anak secara Psikis

Beberapa perubahan emosional dan perilaku yang perlu diperhatikan orang tua antara lain:

  • Mudah marah atau mengalami tantrum, terutama ketika mendapat kritik.
  • Sering terlihat sedih, murung, atau merasa putus asa.
  • Kehilangan motivasi mengerjakan tugas sekolah.
  • Memiliki rasa percaya diri yang rendah.
  • Tidak lagi tertarik melakukan hobi atau aktivitas yang sebelumnya disukai.
  • Merasa dirinya tidak berharga.
  • Menjauh dari teman dan keluarga serta lebih senang menyendiri.
  • Sering menyalahkan diri sendiri.
  • Mengalami kesulitan berkonsentrasi.
  • Tampak cemas atau gelisah.
  • Mengalami perubahan perilaku, termasuk menjadi lebih sering berbohong.
  • Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau mengakhiri hidup.

Tanda-tanda tersebut terkadang sulit dikenali karena anak belum tentu mampu menjelaskan apa yang sedang mereka rasakan. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan perubahan perilaku yang muncul secara konsisten.

Jika perubahan emosi atau perilaku berlangsung selama lebih dari dua minggu dan mulai menghambat aktivitas sehari-hari, sebaiknya orang tua berkonsultasi dengan tenaga profesional untuk mendapatkan penilaian lebih lanjut.

Gejala Depresi pada Anak secara Fisik

Selain perubahan suasana hati dan perilaku, depresi juga dapat disertai keluhan fisik. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Mudah lelah atau merasa kehabisan energi secara terus-menerus.
  • Sering mengeluhkan sakit perut.
  • Mengalami sakit kepala.
  • Perubahan nafsu makan, baik menurun maupun meningkat.
  • Berat badan turun atau naik tanpa penyebab yang jelas.
  • Mengalami kesulitan tidur atau insomnia.
  • Tubuh terlihat lemas dan lesu.
  • Gerakan tubuh atau cara berbicara menjadi lebih lambat.

Tidak semua anak dengan gejala tersebut mengalami depresi. Namun, kombinasi beberapa tanda yang menetap dan mengganggu kehidupan anak sebaiknya tidak diabaikan.

Orang tua dapat menjadi pihak pertama yang membantu mengenali perubahan tersebut. Membangun komunikasi yang terbuka, mendengarkan tanpa menghakimi, serta mencari bantuan profesional ketika diperlukan dapat membantu anak mendapatkan dukungan yang sesuai.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement