Prof. Upik juga menjelaskan bahwa anggapan darah sebagai makanan utama nyamuk tidak sepenuhnya benar. Darah justru diperlukan oleh nyamuk betina untuk mendukung proses reproduksi dan perkembangan telurnya.
“Darah yang dihisap nyamuk dibutuhkan untuk reproduksi, bukan sebagai makanan utama,” jelasnya.
Berbeda dengan nyamuk betina, nyamuk jantan tidak membutuhkan darah. Mereka memperoleh sumber energi dari cairan tanaman dan nektar bunga.
Selain golongan darah, karakteristik lain seperti warna pakaian juga dapat memengaruhi ketertarikan nyamuk. Pakaian berwarna gelap disebut cenderung membuat seseorang lebih mudah didatangi nyamuk karena menyerap panas sehingga tubuh menjadi lebih hangat.
“Nyamuk menyukai kondisi hangat dan lembap. Karena itu orang yang menggunakan pakaian gelap lebih sering didatangi nyamuk,” katanya.