Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buah Zakar Nyeri Setelah Berhubungan Seks, Apa Penyebabnya?

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |02:11 WIB
Buah Zakar Nyeri Setelah Berhubungan Seks, Apa Penyebabnya?
Buah Zakar Nyeri Setelah Berhubungan Seks, Apa Penyebabnya? (Foto: Freepik)
A
A
A

Prostatitis merupakan peradangan pada kelenjar prostat. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi dan sering berkaitan dengan gangguan pada saluran kemih.

Selain nyeri saat atau setelah ejakulasi, prostatitis dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di bagian bawah perut atau panggul. Gejala lain yang mungkin muncul adalah sering buang air kecil, rasa terbakar ketika buang air kecil, serta demam dan menggigil apabila penyebabnya adalah infeksi bakteri.

Rasa sakit akibat prostatitis juga dapat terasa hingga area penis, panggul, atau skrotum.

4. Orkitis

Orkitis adalah peradangan yang terjadi pada salah satu atau kedua testis. Penyebabnya dapat berupa infeksi virus maupun bakteri, termasuk beberapa infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Gejala yang dapat muncul antara lain testis membengkak, terasa nyeri, lebih sensitif saat disentuh, dan terasa tidak nyaman. Keluhan tersebut juga dapat bertambah setelah melakukan aktivitas seksual atau buang air kecil.

5. Epididimitis

Epididimitis terjadi ketika epididimis, yaitu saluran kecil yang berada di belakang testis dan berfungsi dalam proses pematangan serta penyimpanan sperma, mengalami peradangan.

Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri pada skrotum, termasuk rasa sakit yang terasa lebih kuat ketika ejakulasi. Pada pria yang lebih muda, epididimitis sering berkaitan dengan infeksi menular seksual, termasuk klamidia dan gonore.

Sementara pada pria yang lebih tua, bakteri seperti Escherichia coli juga dapat menjadi salah satu penyebab.

6. Torsi Testis

Torsi testis merupakan kondisi darurat medis yang terjadi ketika korda spermatika terpelintir sehingga aliran darah menuju testis terganggu.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri testis yang muncul secara tiba-tiba dan terasa sangat kuat. Gejala lain dapat berupa pembengkakan skrotum, mual, muntah, atau posisi salah satu testis yang tampak lebih tinggi atau berbeda dari biasanya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement