Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Ungkap Alasan Torpedo Kambing Bukan Peningkat Vitalitas Pria

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |23:05 WIB
Dokter Ungkap Alasan Torpedo Kambing Bukan Peningkat Vitalitas Pria
Ilustrasi torpedo kambing peningkat vitalitas pria. (Foto: dok Magnific/gpointstudio)
A
A
A

JAKARTA - Kepercayaan masyarakat mengenai konsumsi organ vital hewan yang ampuh mendongkrak performa di atas ranjang ternyata hanya sebatas mitos. Salah satu yang paling populer adalah anggapan bahwa menyantap torpedo kambing dapat meningkatkan gairah seksual serta kualitas ereksi pria.

Dokter Spesialis Andrologi sekaligus influencer kesehatan Jefry Tribowo dalam unggahan video di channel YouTube miliknya mengatakan bahwa belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim manfaat tersebut. Justru sebaliknya, torpedo kambing sendiri bisa jadi tidak baik bagi kesehatan reproduksi dan ereksi pria karena kandungan lemak jenuh yang tinggi di dalamnya.

“Jawabannya adalah itu mitos. Gini, kenapa? Torpedo kambing itu memang sering populer, disebutnya katanya afrodisiak bisa meningkatkan gairah. Masalahnya adalah gini, torpedo kambing tuh tinggi kandungan lemak jenuh,” kata dr. Jefry, dikutip Jumat (14/8/2026).

Tingginya lemak jenuh pada torpedo kambing justru membawa dampak buruk bagi metabolisme tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Alih-alih meningkatkan performa, zat tersebut berpotensi mengganggu sistem sirkulasi darah yang menjadi kunci utama kesehatan organ reproduksi pria. Selain itu, lemak jenuh juga bisa berpengaruh kepada pembuluh darah dan dapat memicu masalah kesehatan yang lebih serius dalam jangka panjang.

“Lemak jenuh yang terlalu tinggi di tubuh kita, itu sifatnya racun. Nggak bagus juga untuk kesehatan aliran darah dan itu bisa meningkatkan risiko gangguan ereksi,” tuturnya.

Efek negatif ini telah dibuktikan melalui berbagai studi medis yang mengaitkan diet tinggi lemak jenuh dengan penurunan fungsi sirkulasi. Oleh karena itu, dr. Jefry menekankan bahwa asumsi mengenai efek “auto bergairah” usai menyantap torpedo kambing sepenuhnya tidak berdasar secara medis.

“Ya sudah ada (buktinya). Makanan-makanan yang tinggi lemak jenuh gitu itu nggak bagus untuk kesehatan pria. Jadi nggak benar kalau misalnya kita makan torpedo kambing auto bergairah, ereksi bagus sih belum tentu,” kata dr. Jefry.

Torpedo Kambing Tingkatkan Gairah Hanya Sugesti

Lebih lanjut, ia mengungkapkan alasan mengapa torpedo kambing dianggap bisa meningkatkan gairah dan keperkasaan oleh masyarakat. Menurutnya, fenomena ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor psikologis atau sugesti yang sudah banyak berkembang di masyarakat.

“Biasanya tuh faktor sugesti salah satunya. Karena dia mempercayai itu. Yang kedua kadang juga kalau kita makanannya itu hangat tuh bikin tubuh kita jadi lebih hangat, itu juga bikin mungkin jadi lebih bersemangat itu bisa aja. Faktor sugesti, salah satunya,” ucapnya.

Melihat potensi risiko sirkulasi darah akibat kadar lemak jenuh yang tinggi, masyarakat diimbau untuk tidak lagi menjadikan hidangan ini sebagai pilihan utama peningkat stamina. “Tapi sebetulnya sih kalau aku ya nggak bagus untuk dimakan rutin juga, hati-hati,” ucap dr. Jefry.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement