Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BRI JF3 2026 Hadirkan Kolaborasi Global, Dorong Fashion Indonesia Mendunia

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 10 Agustus 2026 |16:28 WIB
BRI JF3 2026 Hadirkan Kolaborasi Global, Dorong Fashion Indonesia Mendunia
BRI JF3 Fashion Festival 2026 semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pionir penyelenggaraan fashion show di Indonesia. (Foto: dok JF3)
A
A
A

Di Lombok, desainer Prancis Mickaël Nana berkolaborasi dengan desainer Indonesia Beatrice Angelica untuk mengembangkan koleksi GARUDA. Koleksi ini memadukan pendekatan tailoring Barat dengan tenun dan songket Lombok, melalui interpretasi kontemporer terhadap simbol Garuda sebagai representasi kekuatan, kebebasan, dan identitas.

Sementara itu, di Mojokerto, Lisa Rayar dan Gabriel Marcella mengembangkan koleksi AU LARGE. Terinspirasi oleh tradisi maritim Prancis dan budaya pesisir Jawa, koleksi ini mempertemukan batik, struktur tailoring, dan referensi seragam dalam siluet kontemporer. Hasil dari kedua proses tersebut akan dipresentasikan untuk pertama kalinya di JF3 Fashion Festival 2026.

Lebih dari sekadar menghasilkan koleksi, PINTU Residency membangun ruang dialog antara desainer, artisan, material, teknik, dan latar budaya yang berbeda. Kolaborasi ini menjadi upaya untuk menciptakan proses kreatif yang setara, relevan, dan memiliki nilai jangka panjang bagi seluruh pihak yang terlibat.

LAKON Indonesia Supported by Euneun

LAKON Indonesia Supported by Euneun
LAKON Indonesia Supported by Euneun. (Foto: dok JF3)

JF3 2026 memperluas hubungan kreatif dengan Korea Selatan melalui presentasi LAKON Indonesia yang didukung oleh euneun, brand tas asal Korea Selatan. Dalam koleksi bertajuk “Harsa”, tas euneun hadir sebagai pelengkap yang memperkuat karakter tampilan di atas runway.

Di bawah arahan Creative Director Irsan, LAKON Indonesia melalui koleksi Harsa menampilkan 36 look yang mengangkat kekayaan batik dan bordir tangan Indonesia dalam bahasa desain modern melalui eksplorasi proporsi, konstruksi, serta material seperti katun poplin, katun voile, satin duchess, dan organza. Koleksi ini menjadi penghormatan LAKON Indonesia kepada para perajin, pembatik, pembordir, penjahit, dan seluruh tangan yang terlibat dalam proses penciptaan.

Kehadiran pendiri euneun sekaligus idol dan aktris Korea Selatan, Hahm Eun-jung, menjadi simbol semakin terbukanya ruang kolaborasi antara industri fashion Indonesia dan Korea Selatan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement