JAKARTA - Kenyamanan dan kedekatan emosional ternyata menjadi faktor utama yang memengaruhi kepuasan perempuan saat berhubungan intim. Hal itu terungkap dalam survei terhadap ribuan perempuan di Amerika Serikat dan Inggris yang mengungkap tiga posisi seks yang paling banyak disukai.
Survei yang melibatkan 2.590 responden perempuan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman seksual yang memuaskan tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik, tetapi juga komunikasi, rasa nyaman, dan hubungan emosional dengan pasangan.
Juru bicara Seduced AI mengatakan banyak orang memiliki ekspektasi yang dipengaruhi oleh film dewasa, padahal preferensi di dunia nyata sering kali berbeda.
"Ada perbedaan besar antara apa yang ditampilkan di film dewasa dengan apa yang benar-benar terasa menyenangkan bagi pasangan. Mencoba hal baru memang menarik, tetapi kenyamanan dan kepuasan kedua belah pihak tetap menjadi hal yang paling penting," ujarnya dilansir dari laman Body and Soul.
Laporan preferensi seksual perempuan yang dirilis pada Januari 2026 juga menyebutkan bahwa posisi yang sederhana justru lebih banyak dipilih dibanding posisi yang membutuhkan tenaga atau fleksibilitas tinggi.
1. Missionary
Posisi missionary menjadi pilihan utama. Responden menilai posisi ini memungkinkan adanya kontak mata dan interaksi secara langsung dengan pasangan, sehingga menciptakan kedekatan emosional yang lebih kuat. Selain itu, posisi missionary juga dinilai mudah dimodifikasi, misalnya dengan menambahkan bantal di bawah pinggul agar terasa lebih nyaman.
2. Doggy Style
Di urutan kedua terdapat doggy style. Meski tidak memberikan banyak kesempatan untuk melakukan kontak mata, banyak perempuan mengaku posisi ini tetap memberikan sensasi yang memuaskan. Menurut hasil survei, kedalaman penetrasi yang diperoleh menjadi salah satu alasan mengapa posisi ini cukup digemari.
3. Oral Seks (Menerima Stimulasi Oral)
Posisi ketiga dipilih responden yang suka menerima stimulasi oral sebagai bentuk aktivitas seksual yang paling mereka sukai. Para responden menyebut aktivitas ini memungkinkan mereka lebih fokus menikmati rangsangan tanpa harus membagi perhatian untuk memberikan stimulasi kepada pasangan secara bersamaan. Kondisi tersebut membuat mereka merasa lebih rileks dan dapat menikmati momen intim dengan lebih nyaman.
Hasil survei ini menegaskan bahwa preferensi seksual setiap orang dapat berbeda. Faktor seperti komunikasi yang terbuka, rasa saling percaya, dan kenyamanan menjadi aspek penting dalam membangun hubungan intim yang sehat dan memuaskan bagi kedua pasangan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.