Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lengan Kebas hingga Tak Bisa Digerakkan, Dokter Ungkap Kondisi Saturday Night Palsy

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2026 |22:02 WIB
Lengan Kebas hingga Tak Bisa Digerakkan, Dokter Ungkap Kondisi Saturday Night Palsy
Ilustrasi lengan kebas. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

Penekanan mekanis serta terhambatnya aliran darah pada saraf radial inilah yang memicu timbulnya berbagai gejala klinis pada area lengan hingga jemari.

“Efeknya adalah terjadi blokir saraf sementara, tanpa kerusakan saraf yang permanen. Keluhan yang dapat muncul antara lain, kelemahan pada tangan dan jari-jari dan mati rasa dan kesemutan mulai dari siku hingga punggung tangan,” tambah dr. Adam.

Meski gejalanya dapat terasa cukup mengkhawatirkan saat pertama kali dirasakan, ia menuturkan bahwa masyarakat tidak perlu terburu-buru panik. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini bersifat sementara dan dapat pulih dengan sendirinya seiring membaiknya aliran darah.

“Mayoritas saturday night palsy akan sembuh dengan sendirinya, namun bila tekanannya sangat lama dan/atau berat, pemulihan bisa berjalan lebih lama,” pungkas dr. Adam.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement