Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Menggunakan Minyak Esensial untuk Membantu Meredakan Gejala Flu

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2026 |18:10 WIB
Cara Menggunakan Minyak Esensial untuk Membantu Meredakan Gejala Flu
Cara Menggunakan Minyak Esensial untuk Membantu Meredakan Gejala Flu (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA Flu umumnya akan membaik dengan istirahat yang cukup, asupan cairan yang memadai, serta perawatan mandiri di rumah. Selain pengobatan utama, sebagian orang memanfaatkan minyak esensial sebagai terapi pendamping untuk membantu meredakan gejala seperti hidung tersumbat, sakit kepala, dan rasa tidak nyaman saat bernapas. Namun, penggunaan minyak esensial tidak dapat menggantikan pengobatan medis maupun obat flu yang direkomendasikan.

Cara Menggunakan Minyak Esensial

Melansir Healthline, minyak esensial paling sering digunakan melalui metode inhalasi atau dioleskan ke kulit setelah diencerkan dengan minyak pembawa.

1. Dihirup secara langsung

Cara paling sederhana adalah menghirup aroma minyak esensial langsung dari botol atau meneteskannya pada kapas maupun saputangan. Metode ini dapat membantu memberikan sensasi lega pada saluran pernapasan.

2. Menggunakan diffuser

Menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam diffuser dapat menyebarkan aroma ke seluruh ruangan sehingga udara terasa lebih segar dan membantu memberikan rasa nyaman saat sedang flu.

3. Inhalasi uap

Campurkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam semangkuk air hangat, lalu hirup uapnya secara perlahan. Cara ini banyak digunakan untuk membantu mengurangi rasa hidung tersumbat.

4. Dicampur dengan minyak pembawa

Minyak esensial juga dapat dioleskan ke dada, leher, atau punggung setelah dicampur dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa, minyak almond, atau minyak jojoba. Pengenceran diperlukan untuk mengurangi risiko iritasi kulit.

5. Ditambahkan ke air mandi hangat

Beberapa tetes minyak esensial dapat dicampurkan ke air mandi hangat untuk memberikan efek relaksasi sekaligus membantu melegakan pernapasan.

Jenis Minyak Esensial yang Sering Digunakan

Beberapa minyak esensial diketahui memiliki manfaat berbeda dalam membantu meredakan gejala flu.

Eucalyptus

Minyak eucalyptus dikenal memberikan sensasi lega pada saluran napas sehingga sering digunakan untuk membantu mengurangi hidung tersumbat.

Peppermint

Kandungan mentol pada peppermint memberikan sensasi dingin yang dapat membantu meredakan sakit kepala, tenggorokan tidak nyaman, dan membuat pernapasan terasa lebih lega.

Lavender

Lavender lebih banyak dimanfaatkan untuk membantu tubuh rileks, mengurangi stres, serta meningkatkan kualitas tidur selama masa pemulihan.

Tea Tree

Minyak tea tree memiliki aktivitas antimikroba berdasarkan sejumlah penelitian laboratorium, meski manfaatnya terhadap flu pada manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Thyme

Thyme diketahui memiliki sifat antibakteri dan berpotensi mendukung kesehatan saluran pernapasan.

Chamomile

Chamomile sering digunakan untuk membantu tubuh lebih rileks sekaligus meredakan rasa tidak nyaman akibat pilek dan flu.

Lemon

Aroma lemon memberikan sensasi segar yang dapat membantu melegakan hidung serta memberikan efek relaksasi.

Cinnamon dan Clove

Kayu manis serta cengkeh memiliki senyawa yang menunjukkan aktivitas antivirus dan antijamur pada penelitian laboratorium, namun efektivitasnya dalam mengatasi flu pada manusia masih membutuhkan bukti ilmiah yang lebih kuat.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement