JAKARTA - Kompetisi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari masa kanak-kanak. Manfaatnya pun baik untuk psikologis anak di masa depan. Bahkan, anak yang terlatih dalam berbagai kompetisi akan mampu mengatasi beberapa hambatan emosional yang nantinya akan muncul.
Nah, sebagai orang tua tentu perlu melatih daya kompetisi anak agar ia bisa bersaing dengan sehat dalam lingkungannya. Yuk, Moms, sebelum tahu bagaimana caranya mengenalkan kompetisi pada anak, kenali dulu manfaat kompetisi.
Melansir Child Psychologist, berikut beberapa manfaat kompetisi.
Arahkan kompetisi sebagai kegiatan yang menyenangkan, bukan beban. Fokus pada pencapaian pribadi anak (personal best), bukan sekadar menang atau kalah.
Moms bisa menggunakan kalimat, "Keren banget, hari ini kamu mainnya makin kompak!" atau "Bisa berenang lebih jauh dari minggu lalu itu kemajuan bagus!"
Ajak anak membayangkan kompetisi alur sebelum mulai. Misalnya, dalam kompetisi olahraga lari, membayangkan momen saat mengambil napas dalam-dalam, bersiap di garis awal, lalu berlari dengan lancar. Ini membantu mengurangi rasa gugup.
Bantu anak menyadari gejala cemas, seperti jantung berdebar atau napas pendek, atau gejala lainnya sesuai dengan kompetisi yang akan diikuti.
Selain itu, Moms juga bisa membantu anak dengan mengubah pola pikirnya. Dukung anak mengganti pikiran negatif, seperti “Aku pasti kalah" menjadi kalimat penyemangat, "Aku sudah latihan maksimal dan bakal coba yang terbaik".
Sebelum memulai kompetisi, ucapkan kata-kata motivasi sebelum tanding yang berfokus pada peningkatan performa dan rasa kebersamaan tim, bukan membebankan target kemenangan.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.