JAKARTA - Membawa smartphone ke kamar mandi sudah jadi kebiasaan banyak orang. Faktanya, sebuah survei menemukan bahwa 9 dari 10 orang rutin membawa ponsel atau HP mereka ke toilet.
Meskipun terasa menyenangkan untuk scrolling media sosial atau membalas pesan sambil buang air besar (BAB), kebiasaan ini memiliki konsekuensi kesehatan yang serius. Berdasarkan tinjauan medis dari Healthline, berikut adalah risiko utama menggunakan HP di toilet serta panduan kebiasaan BAB yang lebih sehat.
Masalah utamanya bukan pada ponsel itu sendiri, melainkan pada durasi kamu duduk di kloset. Saat kamu terlalu fokus pada layar HP, kamu cenderung duduk jauh lebih lama dari yang seharusnya.
Duduk dalam waktu lama, terutama sambil mengejan, akan memberikan tekanan besar pada pembuluh darah di sekitar anus. Menurut ahli bedah kolorektal dr. Karen Zaghiyan, tekanan ini menyebabkan pembuluh darah (wasir) membengkak, yang pada akhirnya memicu gejala seperti rasa sakit, benjolan, hingga pendarahan.
Studi menunjukkan bahwa rata-rata layar smartphone lebih kotor daripada dudukan toilet. Membawa HP ke kamar mandi sangat berisiko memindahkan bakteri berbahaya, seperti E. coli, langsung ke perangkat yang menyentuh wajahmu setiap hari.
Ada dua penyebab utamanya:
Untuk menghindari risiko ambeien dan paparan bakteri kotor, kamu bisa menerapkan kebiasaan toilet berikut ini:
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.