Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di Usia Ini Anak Mulai Bisa Berbohong, Ini Penjelasan Psikolog Anak!

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2026 |16:02 WIB
Di Usia Ini Anak Mulai Bisa Berbohong, Ini Penjelasan Psikolog Anak!
Ilustrasi ibu dan bayi. (Foto: dok Freepik/shurkin_son)
A
A
A

Bagi bayi, menangis adalah satu-satunya alat komunikasi utama yang mereka miliki. Ketika mereka menangis karena ingin digendong, itu bukanlah sebuah trik manipulasi, melainkan sebuah kebutuhan dasar.

Banyak dokter anak menegaskan bahwa kebutuhan akan sentuhan dan rasa aman sama pentingnya dengan kebutuhan akan susu atau tidur. Saat mereka menangis, mereka sedang mengomunikasikan rasa cemas atau ketidaknyamanan.

"Bayi secara biologis diprogram untuk mencari kedekatan fisik dengan pengasuhnya, karena membuat mereka merasa aman dari bahaya. Jadi, saat tangisannya berhenti setelah digendong, itu karena sistem saraf mereka telah tenang (teregulasi), bukan karena mereka berhasil memanipulasi Anda," ungkap pakar kesehatan anak.

Kapan Anak Mulai Belajar Berbohong?

Anak-anak biasanya baru mulai memahami konsep berbohong ketika mereka memasuki usia balita, tepatnya sekitar usia 2 hingga 3 tahun. Di usia ini, mereka mulai menyadari bahwa informasi bisa disembunyikan.

"Menariknya, saat anak balita mulai berbohong, misalnya berkata 'Bukan aku yang menumpahkan air' padahal bajunya basah, itu sebenarnya adalah tanda positif bahwa perkembangan kognitif dan logikanya berjalan normal," kata psikolog anak.

Tentu saja, kebohongan yang lebih kompleks dan disengaja biasanya baru muncul di usia sekolah dasar.

Jangan Ragu untuk Merespons Tangisan Bayi

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement