Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ciri-Ciri Pria yang Susah Ereksi, Jangan Abaikan Tanda-tandanya

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2026 |02:07 WIB
Ciri-Ciri Pria yang Susah Ereksi, Jangan Abaikan Tanda-tandanya
Ciri-Ciri Pria yang Susah Ereksi, Jangan Abaikan Tanda-Tandanya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Disfungsi ereksi (DE) merupakan kondisi ketika pria kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual. Kondisi ini bukan hanya dialami pria lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada pria yang lebih muda akibat berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga masalah kesehatan tertentu.

Meski sesekali gagal ereksi masih tergolong normal, keluhan yang terjadi berulang sebaiknya tidak diabaikan. Selain memengaruhi kehidupan seksual dan hubungan dengan pasangan, disfungsi ereksi juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan medis, demikian dilansir dari Mens Health.

Berikut beberapa ciri-ciri pria yang mengalami disfungsi ereksi

1. Sulit Mendapatkan atau Mempertahankan Ereksi

Tanda paling umum adalah kesulitan mendapatkan ereksi atau ereksi tidak bertahan cukup lama saat berhubungan intim. Jika kondisi ini terus berulang, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter, terutama spesialis urologi.

2. Jarang Mengalami Ereksi di Pagi Hari

Ereksi saat bangun tidur merupakan respons alami tubuh dan umumnya menandakan aliran darah ke penis masih baik.

Jika frekuensi ereksi pagi hari mulai berkurang dibandingkan biasanya, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi adanya gangguan pada pembuluh darah yang berperan dalam proses ereksi.

3. Gairah Seks Menurun

Penurunan libido juga dapat menjadi salah satu tanda disfungsi ereksi, terutama jika disebabkan oleh rendahnya kadar hormon testosteron.

Selain menurunkan hasrat seksual, kekurangan testosteron juga bisa disertai gejala lain seperti mudah lelah, massa otot berkurang, hingga sulit meningkatkan kebugaran fisik.

4. Kesulitan Ereksi Terjadi Berulang

Hampir setiap pria pernah mengalami kegagalan ereksi akibat kelelahan, stres, konsumsi alkohol, kurang tidur, atau rasa gugup saat bersama pasangan baru.

Namun, jika kesulitan ereksi terus terjadi berulang tanpa penyebab yang jelas, kondisi tersebut perlu dievaluasi oleh dokter karena bisa berkaitan dengan penyakit tertentu.

5. Memiliki Kolesterol atau Tekanan Darah Tinggi

Kolesterol tinggi dan hipertensi dapat merusak pembuluh darah sehingga aliran darah ke penis menjadi tidak optimal.

Akibatnya, penis lebih sulit mengalami ereksi. Karena itu, pria yang memiliki tekanan darah tinggi atau kadar kolesterol tinggi juga memiliki risiko lebih besar mengalami disfungsi ereksi.

Waspadai Penyakit yang Mendasari

Menurut para ahli, disfungsi ereksi sering kali bukan penyakit utama, melainkan gejala dari masalah kesehatan lain, seperti diabetes, penyakit jantung, gangguan pembuluh darah, hingga ketidakseimbangan hormon.

Karena itu, pemeriksaan sejak dini penting dilakukan jika keluhan muncul secara berulang. Penanganan tidak selalu harus menggunakan obat, tetapi juga dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup, seperti menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, mengelola stres, tidur cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Jika disfungsi ereksi berlangsung terus-menerus selama beberapa bulan atau mulai mengganggu kualitas hidup dan hubungan dengan pasangan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement