Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PCOS Kini Berganti PMOS, Ini Alasannya!

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2026 |17:05 WIB
PCOS Kini Berganti PMOS, Ini Alasannya!
Ilustrasi PMOS. (Foto: dok Freepik)
A
A
A

Meskipun istilah medisnya telah diperbarui menjadi PMOS, para perempuan diimbau untuk tidak panik. dr. Gezta menegaskan bahwa hingga saat ini, langkah diagnosis maupun penanganan medis klinis yang diterapkan oleh para dokter spesialis kandungan belum mengalami perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan metode penanganan PCOS sebelumnya.

Bagi para perempuan yang ingin mendeteksi dini kondisi ini, ia membagikan kriteria baku yang digunakan dunia medis untuk menetapkan diagnosis PMOS. Seseorang dapat dinyatakan mengalami PMOS apabila memenuhi minimal dua dari tiga kriteria klinis utama.

Pertama adalah terjadinya masalah siklus menstruasi yang tidak teratur khususnya oligomenore, di mana seseorang mengalami keterlambatan atau absen haid selama tiga siklus terakhir secara berturut-turut. Sementara, kriteria kedua dan ketiga berkaitan erat dengan tanda-tanda tingginya hormon maskulin atau hormon androgen (hiperandrogenisme) dalam tubuh perempuan.

"Tapi secara diagnosis dan penanganan sejauh ini masih belum memiliki perbedaan yang signifikan. Jadi apabila mengalami haid yang tidak teratur selama tiga siklus terakhir atau oligomenore, ditambah dengan adanya tanda-tanda atau gejala yang mengarah ke tingginya hormon androgen ya atau hiperandrogenisme, baik secara klinis maupun secara laboratoris, dua dari tiga kriteria ini sudah cukup untuk mendiagnosis adanya suatu PMOS atau yang dulu disingkat sebagai PCOS," kata dr. Gezta.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement