JAKARTA - Diare sering dianggap sebagai kondisi yang harus segera dihentikan. Namun ternyata diare dalam kondisi tertentu justru merupakan mekanisme alami tubuh untuk melindungi diri dari infeksi.
Dokter Adam Prabata melalui media sosial X nya menjelaskan bahwa diare dapat membantu tubuh mengeluarkan kuman maupun racun dari saluran pencernaan lebih cepat.
“Tahukah kalian bahwa diare sebenarnya bisa menjadi cara tubuh melindungi diri dari kuman dan racun di usus?” tulis dr. Adam.
Ia menjelaskan, saat terjadi diare, usus besar mengalami gerakan yang lebih cepat dan kuat. Pada saat yang sama, penyerapan cairan di usus berkurang sehingga feses menjadi lebih encer.
Mekanisme tersebut bukan terjadi tanpa alasan. Berdasarkan hasil penelitian, sistem kekebalan tubuh memang sengaja memicu diare saat terjadi infeksi usus agar patogen lebih cepat dikeluarkan dari tubuh.
“Penelitian menunjukkan bahwa diare memiliki peran protektif. Misalnya pada infeksi usus, sistem imun mengaktifkan jalur yang sengaja menyebabkan diare untuk membersihkan patogen lebih cepat,” jelasnya.
Saat tubuh melawan infeksi, sistem imun melepaskan zat sitokin yang meningkatkan kandungan air pada feses. Cara ini membantu mengurangi risiko infeksi berkembang menjadi lebih berat. Selain itu, gerakan usus yang lebih cepat juga membuat bakteri maupun racun memiliki waktu lebih singkat untuk menempel pada dinding usus.
Meski demikian, dr. Adam mengingatkan bahwa tidak semua diare merupakan bentuk pertahanan tubuh. Ada pula diare yang disebabkan oleh penyakit tertentu sehingga memerlukan penanganan medis, misalnya diare karena radang usus kronik seperti IBD atau kanker usus besar.
“Perlu diingat bahwa tidak semua diare yang terjadi itu sifatnya melindungi. Ada diare yang memang disebabkan oleh kondisi tertentu, misalnya radang usus kronik seperti IBD atau kanker usus besar,” ungkapnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.