"Biasanya ketika air mani ini didiamkan kurang dari satu jam, dia harusnya sudah bisa mencair sempurna dan tidak terlalu kental. Kalau misalnya sudah ditunggu lebih dari satu jam air maninya masih kental, hati-hati, ini sudah menjadi kecurigaan ada permasalahan di organ reproduksi kita," ujarnya.
dr. Jefry menambahkan, pria juga dapat melakukan pemeriksaan sederhana di rumah untuk mengetahui apakah kekentalan air mani masih dalam batas normal. Caranya dengan mengamati viskositas atau tingkat kekentalan air mani setelah didiamkan selama sekitar satu jam.
"Jadi, idealnya kalau kita mengetahui kekentalan air mani, setelah ditunggu kira-kira satu jam, ketika diregangkan tingkat kekentalannya kurang dari dua sentimeter," tutur dr. Jefry.
Ia menegaskan, apabila air mani saat diregangkan memiliki tarikan lebih dari dua sentimeter, bahkan mencapai empat hingga enam sentimeter, kondisi tersebut menunjukkan hiperviskositas atau air mani yang terlalu kental.
"Kalau misalnya air mani kalian diregangkan di tangan sampai empat atau enam sentimeter, nah ini menunjukkan kalau air maninya itu terlalu kental," pungkasNinya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.