BINARAGAWAN sekaligus influencer kesehatan, Ade Rai, beri tips untuk menurunkan berat badan. Dia menyebut pembakaran lemak saat baru bangun tidur bisa jadi kunci.
Menurunkan berat badan saat ini memang sedang menjadi tren yang banyak digandrungi masyarakat berbagai kalangan. Penampilan yang lebih baik terkadang menjadi motivasi bagi seseorang untuk diet dan menurunkan berat badan.

Namun, hal itu seringkali hanya berhenti di tahap rencana saja. Jadwal yang padat dan sibuknya pekerjaan yang menanti terkadang menjadi penghalang seseorang untuk melakukan aktivitas fisik untuk menurunkan berat badan.
Namun, ada satu tips sederhana dari yang patut dicoba. Saking sederhananya, tips ini bisa dilakukan sambil bekerja atau aktivitas lainnya saat baru bangun tidur.
Dalam unggahan video di akun Instagramnya, Ade Rai mengatakan bahwa tips tersebut adalah melakukan aktivitas fisik di masa pembakaran lemak saat baru bangun tidur.
“Jadi sekali lagi nomor satu, saya izin kalau berkenan, teman-teman, kalau boleh langsung gerak aktivitas,” kata Ade Rai, dikutip Jumat (26/6/2026).
Ade Rai menjelaskan, tubuh manusia terus memberikan energi dan bekerja saat tertidur. Apalagi, jika kita mengonsumsi makanan sebelum tidur, maka tubuh juga akan terus memproses makanan di dalam tubuh.
Sehingga saat kita terbangun energi tersebut sudah habis. Itulah mengapa kita selalu merasa lapar saat bangun tidur.
“Alasannya yang sering saya katakan, kita tidur antara 6 sampai 8 jam. Meskipun kita sebelum tidur itu kita makan, badan kita itu membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 4 sampai 6 jam tuh untuk mencerna makanan dan akhirnya menggunakan cadangan makanan lain untuk memberikan kita tenaga dan makanya kenapa kita bangun pasti alasannya karena badannya bilang, ‘Sudah kosong energinya dan saya minta makan’,” jelas dia.

Selian itu, rasa lapar dan ingin makan saat baru bangun tidur juga dipengaruhi oleh gula darah yang naik. Hal ini terjadi karena kortisol atau hormon stres yang biasanya hadir sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 pagi. Namun di masa itulah kita bisa manfaatkan untuk menurunkan berat badan.
Caranya adalah dengan bergerak dan melakukan aktivitas fisik apapun saat baru bangun tidur. Disarankan untuk tidak langsung mengkonsumsi makanan. Sebab, saat tubuh lapar dan membutuhkan energi namun tidak ada asupan makanan, tubuh akan secara tidak langsung menggunakan lemak dalam tubuh sebagai energi agar kita bisa menjalani aktivitas.
Maka dari itu, tidak mengonsumsi makanan saat baru bangun tidur bisa membantu pembakaran lemak. Apalagi, jika didukung oleh aktivitas fisik yang langsung dilakukan.
“Sebenarnya teman-teman sekalian, setiap hari kita dipersembahkan yang namanya zona bakar lemak. Di mana badan kita berikan kesempatan untuk menggunakan kecerdasannya menggunakan alternatif sumber energi lain dari lemak sebagai cadangan energi kita. Makanya pagi bangun langsung gerak,” tutur Ade Rai.
Tapi jangan khawatir, metode ini bukan berarti kita tidak boleh sarapan. Kita masih bisa melakukan sarapan setelah jam pembakaran lemak dirasa selesai. Pada intinya dalam melakukan tips ini adalah kita harus melakukan gerakan atau aktivitas fisik saat baru bangun tidur.
“Kalau seandainya dikurun waktu di sekitar di jam 8-an gitu ya, jam 7 jam 8 habis aktivitas gerak tadi, gerak itu bisa berarti non-exercise activity thermogenesis. Seperti misalnya kayak mungkin cuci piring, beres-beres rumah, mungkin kalau yang cowok, ‘Oh saya mau cuci mobil’ atau bahkan mau langsung aktivitas apa gitu ya, atau mau meeting atau apa silakan saja,” beber dia.
Saat akan mengkonsumsi makanan, disarankan makanan tersebut tidak mengandung karbo. Sebab, mengkonsumsi makanan karbo hanya akan membuat kita lapar dalam kurun waktu cepat. Lebih disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan lemak. Hal tersebut dilakukan guna menghindari lonjakan gula darah.
“Nah, atau tentunya olahraga ya. Nah, kalau habis olahraga atau mau masukin makanan, masukinnya hanya protein dan lemak saja, karena apa? Jawabannya adalah karena protein dan lemak yang tidak memberikan yang namanya lonjakan gula darah yang terlalu drastis dan tinggi, yang menyebabkan terjadinya roller coaster energi yang saya sering bilang,” pungkas dia.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.