
Olivia bukan satu-satunya bintang pop yang memiliki sinestesia. Penyanyi pemenang Grammy, Billie Eilish, juga pernah berbicara secara terbuka mengenai kondisi yang dialaminya.
Billie mengungkapkan bahwa sinestesia memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupannya, mulai dari musik hingga pilihan fashion. Ia bahkan mengatakan bahwa setiap karya yang dibuat harus terasa seperti aroma tertentu.
Menurut Billie, hubungan antara suara, warna, bentuk, dan aroma sangat kuat sehingga ikut memengaruhi proses kreatifnya saat menciptakan musik maupun menentukan konsep visual.
Hingga kini, para peneliti masih mempelajari penyebab pasti sinestesia. Banyak ahli menduga kondisi ini terjadi karena adanya koneksi yang lebih kuat antara area-area sensorik tertentu di otak.
Meski terdengar tidak biasa, sinestesia bukanlah gangguan kesehatan mental dan umumnya tidak memerlukan pengobatan. Sebaliknya, banyak orang yang mengalaminya menganggap kondisi tersebut sebagai keunikan yang membantu kreativitas mereka.
Tidak sedikit seniman, musisi, penulis, hingga ilmuwan yang diketahui memiliki sinestesia dan memanfaatkan cara persepsi unik tersebut dalam pekerjaan mereka. Fenomena ini menjadi pengingat bahwa otak manusia masih menyimpan banyak misteri menarik yang terus dipelajari hingga saat ini.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.