Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duduk Terlalu Lama Bisa Menyebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 24 Juni 2026 |13:05 WIB
Duduk Terlalu Lama Bisa Menyebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter
Duduk terlalu lama bisa datangkan bahaya. (Foto: Freepik)
A
A
A

DUDUK terlalu lama secara langsung dinilai bisa sebabkan dampak berbahaya bagi tubuh. Bahkan, ada anggapan bahwa duduk terlalu lama dapat menyebabkan penyakit jantung.

Namun, menurut penjelasan medis, anggapan tersebut apakah sepenuhnya tepat? Ataukan hal tersebut hanya sekadar mitos?

Sakit jantung

1. Bukan Duduknya yang Menyebabkan Penyakit

Dokter dari RS Harapan Bunda, Andi Sitti Tandina, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone memastikan bahwa anggapan duduk terlalu lama sebabkan sakit jantuh hanya mitos semata. dr. Andi Sitti menyebut bahwa masalah utama bukan pada posisi duduk itu sendiri, melainkan kurangnya aktivitas fisik secara keseluruhan.

Artinya, duduk dalam waktu lama sering kali menjadi bagian dari gaya hidup yang minim gerak. Jadi, bukan penyebab langsung penyakit jantung.

“Mitos (duduk terlalu lama bisa menyebabkan penyakit jantung),” ujar dr. Andi Sitt.

“Tapi di sini maksudnya bukan duduknya aja, kurangnya aktivitas sebenarnya. Tapi bukan penyakit jantung gitu ya,” lanjutnya.

 

2. Kurang Aktivitas Fisik

Sakit jantung. (Foto: Jcomp/Freepik)

Lebih lanjut, dr. Andi Sitti menyebut kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan pada pembuluh darah. Kondisi ini dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah yang kemudian berkontribusi terhadap penyakit jantung.

Dengan kata lain, duduk lama hanya menjadi salah satu indikator gaya hidup sedentari (kurang bergerak). Hal ini berhubungan dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

“Faktor risiko. Faktor risiko yang terjadi penyumbatan tadi. Penyumbatan di pembelodara jantung kan salah satu faktor resikonya kalau kita kurang aktivitas,” jelas dr. Andi Sitti.

“Nah itu salah satunya. Jadi bukan duduk bikin penyakit jantung. Kurang aktivitasnya yang bikin jadinya bisa menyebabkan yang namanya penumpukan di dalam pembelodara dan salah satunya jadi penyakit jantung,” sambungnya.

Untuk menjaga kesehatan jantung, bukan hanya menghindari duduk lama yang penting. Kamu juga harus meningkatkan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki secara rutin, berdiri dan melakukan peregangan setiap 30–60 menit, berolahraga minimal 150 menit per minggu, dan mengurangi waktu duduk berlebihan saat bekerja atau menonton.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement