STRAWBERRY skin atau kulit stroberi adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik gelap pada pori-pori sehingga menyerupai permukaan buah stroberi. Kondisi ini paling sering muncul di area kaki, tetapi juga dapat ditemukan pada lengan, paha, atau bagian tubuh lainnya.
Meski umumnya tidak berbahaya, strawberry skin sering mengganggu penampilan dan membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri. Kabar baiknya, kondisi ini dapat diatasi dengan perawatan yang tepat sesuai penyebabnya.

Strawberry skin sendiri biasanya terjadi akibat pori-pori yang tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, bakteri, atau rambut yang terjebak di bawah kulit. Beberapa faktor yang dapat memicunya antara lain kebiasaan mencukur dengan pisau cukur yang tumpul, folikulitis atau peradangan pada folikel rambut, hingga penumpukan keratin yang menyebabkan keratosis pilaris.
Selain itu, kulit kering yang membuat pori-pori tampak lebih jelas dan kurangnya eksfoliasi sehingga sel kulit mati menumpuk juga perlu diwaspadai karena bisa jadi tanda munculnya strawberry skin.
Dilansir dari New Beauty, Rabu (17/6/2026), berikut 7 cara menghilangkan strawberry skin di tubuh:
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Gunakan produk eksfoliasi kimia yang mengandung AHA, BHA, atau asam laktat untuk membantu membersihkan kulit secara lebih efektif.
Lakukan eksfoliasi 1 hingga 3 kali seminggu. Eksfoliasi bisa dilakukan dengan melihat jenis kulit agar tidak menyebabkan iritasi.
Kulit yang kering dapat membuat tampilan strawberry skin semakin terlihat. Pilih pelembap yang mengandung urea, gliserin, ceramide, atau asam hialuronat untuk menjaga kelembapan dan memperbaiki tekstur kulit.
Mencukur rambut dengan cara yang salah dapat memperparah strawberry skin. Untuk hasil yang lebih baik gunakan pisau cukur yang tajam dan bersih.
Lalu, kamu juga perlu basahi kulit terlebih dahulu dengan air hangat. Kemudian, gunakan shaving gel atau krim cukur. Selanjutnya, cukur searah pertumbuhan rambut. Terakhir, ganti pisau cukur secara rutin.
Salicylic acid atau asam salisilat dapat membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat. Kandungan ini juga mengurangi peradangan pada folikel rambut.
Salicylic acid banyak ditemukan pada body wash maupun lotion khusus kulit bertekstur. Karena itu, kamu bisa menggunakannya dengan mudah.

Jika strawberry skin disebabkan oleh keratosis pilaris, gunakan produk yang mengandung urea, lactic acid, glycolic acid, atau retinol. Kandungan tersebut membantu melunakkan sumbatan keratin dan menghaluskan permukaan kulit.
Gesekan dari pakaian yang ketat dapat menyebabkan iritasi dan memperparah peradangan pada folikel rambut. Gunakan pakaian yang nyaman dan berbahan lembut agar kulit dapat bernapas dengan baik.
Bagi yang ingin hasil lebih optimal, terapi laser dapat menjadi pilihan. Perawatan ini membantu mengurangi pertumbuhan rambut sekaligus meminimalkan risiko rambut tumbuh ke dalam yang menjadi salah satu penyebab strawberry skin.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.