
Sementara itu, migrain merupakan gangguan yang didominasi oleh rasa nyeri tajam yang dirasakan di salah satu sisi kepala bagian luar. Migrain akan semakin parah jika terkena cahaya, suara, atau bau tertentu.
"Yang kedua, migrain. Kalau migrain itu biasanya nyerinya khas berdenyut, sering di satu sisi kepala mau kanan ataupun kiri dan biasanya makin parah kalau kena cahaya, suara atau bau tertentu," ungkap dia.
Bahkan, kondisi parah saat migrain bisa memicu gangguan fungsi pencernaan hingga gejala visual tertentu sebelum nyeri puncaknya terasa. Hal tersebut disebabkan karena respon neurologis dan vaskular di dalam kepala bereaksi secara berlebihan.
“Bahkan biasanya pada kasus migrain, ini ada sampai mual, muntah, atau lihat cahaya berkedip sebelum sakit kepala muncul. Nah, untuk migrain ini sendiri dia berhubungan dengan aktivitas saraf dan pembuluh darah di otak yang biasanya terlalu sensitif," beber dr. Aditya.
Di sisi lain, TTH atau Tension-Type Headache sendiri merupakan rasa tidak nyaman yang umumnya berpusat pada ketegangan otot di sekitar kepala. TTH sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari, tingkat tekanan mental, serta ergonomi tubuh yang buruk akibat aktivitas modern yang monoton.
"Dan yang terakhir, TTH atau tension type headache. Nah, jadi ini yang paling sering dialami sama anak-anak muda. Nah, rasanya ini seperti kepala diikat, ditekan atau berat di bagian belakang kepala dan leher. Dan biasanya ini muncul karena stres, sering begadang, postur badan yang jelek, atau terlalu lama depan laptop,” ucap dia.
Kendati demikian, Aditya menegaskan bahwa ada beberapa gejala yang wajib diwaspadai saat merasa pusing atau sudah terdiagnosis terkena tiga penyakit di atas. Sebab, gejala itu bisa menjadi indikator adanya kerusakan saraf yang fatal seperti penyumbatan pembuluh darah di otak.
"Tapi kalau misalnya sakit kepala ini disertai bicara pelo, lemah sebelah tubuh, penglihatan mendadak hilang, ada kejang atau sakit kepala paling parah seumur hidup, itu jangan pernah dianggap sepele atau anggap migrain biasa atau misalnya TTH biasa. Karena bisa jadi kondisi serius seperti misalnya stroke atau gangguan otak lainnya," pungkas dia.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.