JAKARTA - Perubahan fisik kerap terjadi pada ibu hamil, salah satunya hidung yang tiba-tiba terlihat lebih besar, bengkak, atau melebar? Dilansir dari Healthline, kondisi ini sering disebut sebagai pregnancy nose atau di Indonesia akrab dijuluki hidung jambu.
Meski kadang mengganggu bagi ibu hamil, tapi tenang, kondisi ini wajar dan normal. Pregnancy nose ini nyata terjadi dan bersifat sementara selama masa kehamilan. Nah, sebenarnya apa yang menyebabkan hidung jambu pada ibu hamil? Yuk, simak penjelasan singkatnya di bawah ini!
Perubahan bentuk hidung pada ibu hamil menjadi lebih besar, bengkak, atau kemerahan. Kondisi ini biasanya terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Tak perlu khawatir, selama masa kehamilan mungkin wajah akan berubah di area hidung, namun akan kembali normal setelah melahirkan.
Penyebab utama dari hidung jambu ini bukanlah penambahan lemak, melainkan kombinasi dari perubahan hormon dan sistem peredaran darah selama kehamilan:
Pelebaran pembuluh darah ini juga menjadi alasan mengapa ibu hamil sering mengalami hidung tersumbat atau bahkan mimisan ringan.
Karena pemicu utamanya adalah perubahan hormon alami tubuh, pregnancy nose tidak bisa dicegah sepenuhnya. Namun, ibu hamil bisa meminimalkan tingkat pembengkakannya dengan beberapa langkah berikut:
1. Kurangi Konsumsi Garam: Makanan tinggi natrium/garam membuat tubuh mengikat lebih banyak air, yang memperparah pembengkakan di wajah dan hidung.
2. Tetap Hidrasi Tubuh: Minum air putih yang cukup justru membantu tubuh memberi sinyal untuk melepaskan tumpukan cairan yang tertahan.
3. Gunakan Kompres Dingin: Jika hidung terasa sangat penuh atau bengkak, kompres area wajah atau hidung dengan kain yang dibasahi air dingin untuk membantu menyempitkan pembuluh darah untuk sementara.
4. Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi: Gunakan bantal ekstra saat tidur untuk membantu mencegah cairan menumpuk di area wajah.
Kondisi pregnancy nose atau hidung jambu ini jadi salah satu bukti betapa luar biasanya pengorbanan dan perubahan tubuh seorang ibu demi sang buah hati. Jadi, tak perlu minder atau khawatir, karena hidung akan segera kembali ke bentuk semula beberapa minggu setelah melahirkan!
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.