Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Insomnia Menyerang, Ini Cara Ampuh Mengatasinya

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 18 Mei 2026 |10:00 WIB
Insomnia Menyerang, Ini Cara Ampuh Mengatasinya
Ilustrasi insomnia. (Foto: dok Freepik/lookstudio)
A
A
A

JAKARTA - Insomnia seringkali menjadi sebuah gangguan di tengah rasa lelah. Di saat badan sudah letih dan ingin istirahat, namun sulit tidur. Ada satu cara yang bisa dilakukan untuk melawan insomnia tersebut.

Dalam klip video podcast Raditya Dika yang diunggah di akun instagramnya, salah satu edukator sekaligus pelatih dan pemilih tidur terkemuka Indonesia, Vishal Dasani membagikan cara atasi insomnia.

Vishal mengatakan, salah satu kesalahan orang yang mengalami insomnia adalah mencoba tidur. Sebaiknya, dalam kondisi tersebut justru tetap terjaga, tak perlu memaksakan untuk coba tidur. Ia menyebut, cara itu merupakan bagian dari CBTI (Cognitive Behavioral Therapy for Insomnia).

“Mencoba tidur itu sendiri. Dimelekin aja, itu merupakan salah satu bagian dari CBTI. CBTI itu adalah salah satu treatment yang sudah secara klinis terbukti manjur untuk mengatasi insomnia. Itu merupakan bagian dari paradox approach, di mana yang disarankan itu adalah daripada mencoba tidur, lebih baik stay awake,” kata Vishal, dikutip Minggu (17/5/2026).

Ia menuturkan, saat mencoba untuk tidak tidur ketika insomnia akan membuat otak berhenti melawan, hingga akhirnya mudah tertidur. “Pada saat itu terjadi, otak itu akan berhenti melawan dan dia akan lebih mudah untuk tertidur. Jadi itu memang ada approach-nya,” ucapnya.

Beranjak dari Kasur Jika Insomnia Datang

Ia memberikan contoh kasus saat seseorang yang tidak bisa tertidur selama 15 menit. Saat kondisi itu terjadi maka orang tersebut disarankan untuk beranjak dari tempat tidur. Hal itu dilakukan agar memutus persepsi dalam otak yang mengasosiasikan bahwa tempat tidur adalah tempat yang membuat kita stres. 

“Jadi gini, kalau dalam ranahnya CBT insomnia, yang disarankan adalah kalau misalnya dalam 15 menit kita nggak bisa tertidur, yang disarankan adalah bangun dari tempat tidur. Tujuannya adalah kita tidak mau mengasosiasikan tempat tidur sebagai tempat di mana kita stres. Karena otak itu bisa belajar,” kata Vishal.

Maka dari itu, dengan beranjak selama 15 menit dari tempat tidur bisa memutus persepsi tersebut. Dengan catatan, melakukan berbagai hal yang membuat kita tenang sampai akhirnya rasa kantuk datang.

“Nah, dengan adanya setelah 15 menit kita bangun dari kasur, itu akan memutus rantai tersebut, memutus hubungan tersebut. Dan kita pindah ke tempat lain, kita melakukan sesuatu yang relaxing atau yang boring, dan biarkan rasa ngantuk itu datang kembali,” ujarnya.

Rasa kantuk itulah yang nantinya akan menjadi stimulus bagi tubuh serta otak agar bisa tertidur dengan tenang dan nyaman. “Nah, pada saat rasa ngantuk itu datang, biarkan itu yang membimbing kita untuk kembali ke kasur,” tuturnya.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement