JAKARTA – Dulu, mindset masyarakat Indonesia terhadap sosok perempuan cenderung dinilai ‘sederhana’, yakni hanya cocok untuk mengurus hal rumah tangga saja. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, perempuan justru memiliki peran penting dan signifikan, bahkan ada yang hingga memberikan perubahan.
Banyak sosok perempuan yang menjadi leader atau pemimpin, pekerja kantoran, hingga menjadi seorang CEO dari bisnis yang ditekuninya.
Seperti Nanik Soelistiowati yang merupakan pendiri Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Vania Rahardjo untuk bisnis Bloomery Patisserie, dan Lulu Ulwiyah sebagai pendiri dari Takoyaki Pekoo Pekoo. Ketiganya menjadi contoh bagaimana ketekunan dan konsistensi dapat membawa sebuah usaha tumbuh dan menjangkau lebih banyak orang.
Kisah inspiratif mereka menjadi gambaran tentang sosok Kartini masa kini yang membawa perubahan.
Bloomery Patisserie: Cerita Manis dari Dapur Keluarga hingga Buka Toko di Berbagai Kota
Keberaniannya memulai bisnis terlihat dari perjalanan Vania Rahardjo dan ketiga saudaranya dalam membangun Bloomery Patisserie, yang kini telah berkembang menjadi usaha pastry dengan konsumen di berbagai kota di Indonesia.
“Karena banyak waktu luang dan kebetulan kita hobi baking. Pas mama ulang tahun, kita bikinin mille crepes buat mama. Ternyata mama suka banget dan malah minta kita untuk tawarin ke teman-teman dan keluarga,” ucap Vania, Co-Founder Bloomery Patisserie yang dikenal dengan spesialisasi cake dan gifting.