Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gas Bocor di Rumah? Ini Tanda dan Cara Aman Mengatasinya

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 17 April 2026 |18:44 WIB
Gas Bocor di Rumah? Ini Tanda dan Cara Aman Mengatasinya
Ilustrasi pipa dengan keran. (Foto: dok Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Gas bocor adalah situasi di mana gas keluar dari tempat penyimpanannya tanpa kontrol. Meskipun sering terjadi di rumah tangga, banyak orang masih belum menyadari betapa pentingnya mengenali ciri-ciri gas bocor

Karena itu, supaya tetap aman, Anda perlu mengetahui semua tanda-tandanya sejak dini. Mulai dari tanda umum seperti dari bau, suara desisan, maupun perubahan nyala api pada kompor adalah hal yang mudah Anda kenali. 

Tanda Gas Bocor Paling Umum yang Mudah Dikenali 

Sangat mudah bagi Anda untuk mengenali tanda kebocoran dari gas maupun salurannya seperti selang sebagai berikut: 

1. Muncul Bau Menyengat seperti Telur Busuk

Salah satu tanda yang paling mudah disadari dari gas bocor adalah munculnya bau menyengat seperti telur busuk. Sebenarnya, gas LPG sendiri tidak berbau, tetapi telah ditambahkan zat khusus agar kebocoran bisa cepat terdeteksi oleh indera penciuman. 

Jika Anda mencium bau ini, terutama di area dapur atau dekat tabung gas, sebaiknya segera waspada. Jangan dianggap sepele, karena bau tersebut adalah sinyal awal bahwa gas sedang bocor dan perlu penanganan segera. 

2. Terdengar Suara Berdesis di Sekitar Tabung atau Selang 

Selain bau, tanda lain yang cukup jelas adalah adanya suara mendesis halus di sekitar tabung, regulator, atau selang gas. Suara ini biasanya terdengar seperti suara ban yang bocor dan gas akan keluar dari celah tersebut. 

Meskipun terkadang terdengar samar, suara ini tidak boleh Anda abaikan. Jika Anda mendengarnya, segera periksa sumbernya dengan dengan hati-hati dan hindari menyalakan api atau listrik di sekitar area tersebut. 

3. Api Kompor Berubah Warna menjadi Kuning 

Api kompor yang normal biasanya berwarna biru stabil. Namun, jika berubah menjadi kuning atau orange, itu bisa menjadi tanda adanya gangguan, termasuk kemungkinan terjadi kebocoran gas. 

Perubahan warna ini menunjukkan pembakaran tidak berlangsung secara sempurna. Jika dibiarkan, selain boros gas, juga akan membahayakan karena berpotensi menghasilkan zat beracun. 

4. Tubuh Terasa Pusing, Mual, dan Sesak Napas 

Paparan gas yang bocor dalam ruangan tertutup bisa berdampak langsung pada tubuh. Gejala yang sering muncul antara lain pusing, mual, hingga sesak napas, terutama jika gas terhirup dalam jumlah yang banyak. 

Jika Anda atau ada anggota keluarga lain yang merasakan gejala ini tanpa sebab yang jelas, segera keluar ke tempat dengan udara segar. Jangan menunggu terlalu lama karena kondisi ini bisa semakin memburuk jika terus terpapar gas. 

5. Tanaman di Sekitar Dapur atau Gas Mendadak Layu 

Tanda yang sering tidak disadari adalah kondisi tanaman di sekitar dapur yang tiba-tiba layu bahkan mati. Gas bocor dapat memengaruhi kualitas udara di sekitarnya, termasuk bagi tanaman. 

Jika tanaman yang biasanya segar mendadak layu tanpa alasan jelas, bisa jadi ini adalah tanda adanya kebocoran gas di area tersebut. Hal ini bisa menjadi indikator tambahan selain bau dan suara. 

6. Terlihat Embun Beku di Permukaan Tabung 

Tabung gas yang mengalami kebocoran kadang menunjukkan tanda fisik berupa embun atau bahkan lapisan dingin seperti beku di permukaannya. Penyebabnya adalah gas yang keluar menyebabkan penurunan suhu di area tersebut. 

Apabila Anda melihat bagian tabung terasa sangat dingin atau berembun tidak wajar, segera lakukan pengecekan. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya kebocoran yang cukup serius. 

7. Kompor akan Sulit Menyala 

Kompor yang biasanya mudah dinyalakan tetapi tiba-tiba menjadi sulit menyala juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada aliran gas. Salah satu penyebabnya adalah kebocoran yang membuat tekanan gas tidak stabil. 

Jika hal ini terjadi, jangan langsung memaksa menyalakan kompor berulang kali. Sebaiknya periksa dulu kondisi tabung, regulator, dan selang untuk memastikan semuanya dalam keadaan aman. 

Solusi Aman saat Terjadi Gas Bocor 

Tidak perlu panik menghadapi gas yang bocor, karena Anda bisa mencari tahu sumber kebocoran dan melakukan beberapa langkah penanganan berikut: 

1. Segera Matikan Sumber Gas

Langkah pertama yang harus dilakukan saat terjadi gas bocor adalah segera mematikan sumber gas. Anda bisa menutup katup tabung atau melepaskan regulator jika situasi memungkinkan dan aman digunakan. 

Tindakan ini penting untuk menghentikan aliran gas agar tidak terus menyebar di udara. Semakin cepat sumber gas digunakan, semakin kecil pula risiko terjadinya hal berbahaya seperti kebakaran atau ledakan. 

2. Buka Seluruh Ventilasi Lebar-lebar 

Setelah sumber gas dimatikan, segera buka pintu dan jendela selebar mungkin. Tujuannya agar gas yang terlanjur keluar bisa cepat menyebar dan tidak terkumpul di dalam ruangan. 

Sirkulasi udara yang baik akan membantu mengurangi konsentrasi gas di dalam rumah. Dengan begitu, risiko yang ditimbulkan juga bisa ditekan seminimal mungkin. 

3. Menjauhkan Sumber Gas dari Api dan Listrik 

Saat terjadi kebocoran, sangat penting untuk menjauhkan gas dari sumber api dan listrik. Hindari menyalakan kompor, korek api, bahkan saklar lampu karena percikan kecil dapat memicu ledakan. 

Sebagai langkah aman, biarkan semua perangkat listrik dalam kondisi apa adanya dan fokus pada evakuas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam situasi seperti ini. 

4. Minta Bantuan dan Evakuasi 

Jika bau gas sudah sangat kuat atau situasi terasa tidak aman, segera keluar dari rumah dan ajak semua penghuni untuk evakuasi. Jangan mencoba menangani sendiri jika kondisinya berisiko tinggi. 

Setelah berada di tempat aman, kamu bisa menghubungi teknisi, petugas keamanan, atau pihak terkait untuk membantu penanganan lebih lanjut. Langkah ini penting agar masalah ditangani oleh orang yang berpengalaman. 

5. Memindahkan Tabung Gas ke Area Terbuka 

Cara mengatasi gas bocor yang juga aman dan mencegah kebakaran adalah dengan memindahkan tabung gas ke tempat terbuka seperti halaman rumah. Tujuannya mencegah gas terkumpul di dalam ruangan. 

Pakai Water Heater Gas Ariston untuk Solusi Gas Bocor 

Pemanas air gas Ariston
Water heater gas. (Foto: dok Ariston)

Dalam rangka mencegah kebocoran gas, Anda sebaiknya menggunakan regulator yang bagus dan perlengkapan rumah tangga lain seperti water heater yang aman. Pilih water heater dengan fitur keamanan canggih seperti water heater gas Ariston. 

Berikut ini beberapa keunggulan water heater gas Ariston dalam mencegah kebocoran gas: 

1. Menghadirkan Fitur Keamanan Ekstra 

Ariston memiliki fitur overheat thermostat yang bekerja menjaga air panas selalu dalam suhu aman. Selain itu, fitur tersebut juga akan mendeteksi suhu air berlebihan dan segera memutus aliran gas sebelum sampai ke titik berbahaya. 

2. Siap Cegah Api Menyala saat Tidak Ada Aliran Air 

Dalam mencegah gas bocor, Ariston menggunakan fitur Ignition Detection Electrode yang akan memastikan api hanya akan menyala saat gas dialirkan penuh. Efisiensi bahan bakar pun juga akan terjaga selama operasional.  

3. Aliran Gas Berhenti saat Tidak Ada Api 

Keunggulan lain adalah kemampuan water heater gas Ariston yang akan langsung berhenti beroperasi ketika tidak ada api. Kondisi ini akan membuat pemakaian gas lebih hemat dan mencegah kebakaran. 

Tidak ingin bermasalah dengan gas bocor? Selalu gunakan water heater gas Ariston dari sekarang yang punya fitur keamanan lengkap. Anda bisa tetap mandi dengan nyaman dan terbebas dari kekhawatiran kebocoran gas.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement