TASIKMALAYA – Wisata alam Gunung Galunggung tak pernah kehilangan daya tariknya. Tempat wisata di barat Kabupaten Tasikmalaya ini selalu menjadi pilihan warga lokal maupun luar daerah setiap musim liburan.
Terlebih di momen libur Lebaran. Masyarakat lokal dan luar daerah tampak bercampur menikmati berbagai spot wisata Gunung Galunggung, yang berlokasi di Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu. Ada yang menjajal pemandian air panas, berkemah di dataran tinggi pegunungan, mendaki ke arah kawah belerang, hingga wisata sepeda gunung.
Masyarakat Tasik yang merantau ke luar daerah seperti Jabodetabek memanfaatkan waktu mudiknya ke kampung halaman untuk berwisata. Tak sedikit wisatawan luar Tasik yang sengaja menempuh perjalanan jauh untuk rehat sejenak dan menikmati kekayaan alam Gunung Galunggung.
Sejauh mata memandang, rombongan keluarga hilir mudik ke sejumlah spot wisata. Ada anak remaja yang menenteng ransel, orang tua yang membawa karpet dan bekal makanan, sampai anak balita yang tampak lucu menyusuri jalan setapak.
Seperti rombongan keluarga Arifin, yang memboyong 20 kerabatnya. Menempuh perjalanan 5 jam dari Lembang, Bandung, Arifin dan keluarganya sudah tujuh kali Lebaran tak pernah absen berendam di kolam renang air panas.
Momen Lebaran dijadikan Arifin untuk mudik ke kampung halaman istrinya di Singaparna, sekitar 10 kilometer dari kawasan wisata Gunung Galunggung.
"Pas libur Lebaran mah pasti mudik ke kampung istri saya sekalian main ke Galunggung. Anak-anak suka ke sini, harganya juga murah," kata Arifin saat ditemui di sela-sela mandi air panas, dikutip Senin (23/2/2026).
Senada, Sinta juga selalu menyisihkan waktu liburan kuliahnya untuk pulang ke Tasik dan berlibur ke Gunung Galunggung. Spot wisata favoritnya adalah pemandian air panas. Air yang mengalir alami dari gunung dirasakan Sinta sebagai terapi pengendur penat akibat tugas kuliah.
"Libur semester panjang, apalagi Lebaran kayak gini, aku pulang ke Tasik. Hari kedua liburan biasanya ke Galunggung. Mandi di sini bikin rileks, enak di badan dan pikiran," ujar mahasiswi salah satu kampus negeri di Bandung tersebut.
Adapun harga tiket masuk ke pemandian air panas Galunggung dipatok Rp33.000, yaitu Rp11.000 untuk tiket masuk ke area wisata yang bukan cuma pemandian air panas dan Rp22.000 untuk menikmati kolam air panas.
Sementara untuk ke area kawah, tiket masuk dipatok Rp17.000. Dari pintu masuk, wisatawan bisa menempuh perjalanan menggunakan kendaraan sampai ke batas lokasi yang memuat ratusan anak tangga.
Wisatawan mesti mendaki sekitar 500–600 anak tangga menuju kawah. Setelahnya, pengunjung disuguhkan pemandangan danau serta perubahan alami struktur gunung akibat proses erupsi.
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.