Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makna Filosofis di Balik Ritual Cuci Rupang dan Nyala Lilin Jelang Perayaan Imlek

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 16 Februari 2026 |20:08 WIB
Makna Filosofis di Balik Ritual Cuci Rupang dan Nyala Lilin Jelang Perayaan Imlek
Makna Filosofis di Balik Ritual Cuci Rupang dan Nyala Lilin Jelang Perayaan Imlek. (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
A
A
A

Ia menjelaskan bahwa ada tata cara khusus dalam proses pencucian rupang. Proses tersebut harus diawali dengan ritual doa sebagai bentuk permohonan izin kepada para dewa-dewi. Selain itu, air yang digunakan adalah air bunga.

"Kalau untuk memandikan rupang, pertama harus ada ritual dulu. Kita berdoa seperti meminta izin kepada dewa-dewi yang ada di sini. Setelah berdoa, baru kita memandikan rupang dengan air bunga," ucapnya.

Hendro menegaskan bahwa penggunaan bunga tidak berkaitan dengan hal mistis. Air bunga digunakan untuk memberikan sentuhan wewangian alami pada rupang.

"Bukan semata-mata bunga harus yang macam-macam atau dikaitkan dengan hal mistis. Tujuannya supaya patung dewa-dewi ini bersih dan juga wangi," tegas Hendro.

Setelah dimandikan dengan air bunga, setiap rupang kemudian dilap hingga kering menggunakan kain bersih sebelum diletakkan kembali di altar. Hal tersebut membuat rupang tampak lebih cerah dan memudahkan umat untuk memandang sosok dewa-dewi yang mereka muliakan.imlekan

"Supaya umat yang datang bisa melihat rupang atau patung dewa-dewi yang ada di sini dengan lebih jelas, lebih cerah, dan lebih bagus," jelasnya saat diwawancarai, Minggu (15/2/2026).

Sementara itu, tradisi menyalakan lilin pada malam Sacapme atau malam perayaan Imlek memiliki makna filosofis sebagai simbol doa dan harapan bagi setiap keluarga agar langkah mereka selalu diterangi kebaikan.

"Lilin memiliki makna agar umat dan keluarganya diberikan penerangan dalam kehidupan, kelancaran rezeki, dan perlindungan," pungkas Hendro.

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement