Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Pria Tega Tendang Kucing hingga Mati, Identitas Pelaku Sudah Ditemukan 

Eka Setiawan , Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |17:09 WIB
Viral Pria Tega Tendang Kucing hingga Mati, Identitas Pelaku Sudah Ditemukan 
Seorang pria tega menendang kucing hingga mati. Kejadian yang terekam video itu pun viral di media sosial. (Foto: Ist)
A
A
A

SEMARANG - Seorang pria tega menendang kucing hingga mati. Kejadian yang terekam video itu pun viral di media sosial. 

Kepolisian Daerah (Polda) Jateng angkat bicara tentang insiden seorang pria yang tiba-tiba menendang seekor kucing. Peristiwanya terjadi di Kabupaten Blora, Provinsi Jateng.

Pada video yang beredar, terlihat seorang perempuan berkerudung hitam baju merah bawahan putih berjalan sambil membawa seekor kucing jalan-jalan dengan tali. Tetiba, seorang pria memakai kaus warna cerah bawahan abu-abu bersepatu putih menendang kepala kucing itu.

Viral Pria Tendang Kucing hingga Mati, Identitas Pelaku Sudah Ditemukan. (Foto: Ist)

Berdasar hasil penelusuran, insiden itu terjadi akhir Januari di Stadion Kridosono, Kabupaten Blora. Informasi yang didapat, kucing itu akhirnya mati.

“Polres Blora sudah menindaklanjuti peristiwa itu, pria (yang menendang) berinisial P, seorang pensiunan pemda, informasinya sekarang bekerja sebagai lawyer,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Senin (2/2/2026).  

 

Peristiwa seperti itu bisa berakibat hukum. Artanto prihatin dengan adanya insiden seperti itu.

“Pelakunya kami sudah kantongi identitasnya, belum diketahui pasti apa motivasinya, kami melakukan penyelidikan peristiwa ini,” sambungnya.

Mengenai model pelaporan peristiwa seperti ini, Kombes Artanto menjelaskan polisi bisa menggunakan laporan model A atau B. Model A diartikan laporan tersebut dibuat oleh polisi yang mengetahui peristiwa itu, sementara Model B adalah laporan tindak pidana yang diterima dari masyarakat. 

Dia berharap peristiwa kekerasan terhadap hewan tidak terulang di kemudian hari. Hewan, sebutnya, juga memiliki hak untuk hidup.  

“Kami cukup prihatin terhadap peristiwa ini, semoga tidak terulang lagi. Saya kira kepada rekan-rekan komunitas penggemar kucing mari kita doakan supaya peristiwa seperti ini tidak terulang,” tandasnya. 

(Rani Hardjanti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement