Rizal khawatir akan adanya migrasi bahan kimia plastik ke dalam minuman yang dikonsumsi. Tak hanya soal kemasan cairan infus, namun set infus yang digunakan kafe tersebut juga kembali dipertanyakan.
Warganet pun banyak yang setuju dengan poin pemaparan tersebut. Mereka menyayangkan inovasi yang ingin tampil kreatif dalam sebuah bisnis justru dibelokkan menjadi hal yang berpotensi membahayakan konsumen.
“Coba dicek batch number-nya, kalau beda-beda ya fix memang bekas medis atau plastik baru untuk medis,” tulis akun X @victorLUHG.
“Triggering banget buat yang pernah pakai infus atau lihat orang terdekat yang diinfus. Sudah gitu modelnya pakai akting kayak orang sakit gitu,” tulis akun X @HelloVinJoa.
“Bayangin dari limbah medis terus bekas pasien HBsAg+ atau B20,” tulis akun X @minjeongoppa.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)