Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gejala Aritmia Mendadak Kambuh saat Berolahraga, Ini Saran Dokter

Syifa Fauziah , Jurnalis-Rabu, 04 September 2024 |12:00 WIB
Gejala Aritmia Mendadak Kambuh saat Berolahraga, Ini Saran Dokter
Gejala aritmia mendadak kambuh saat olahraga. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PENYAKIT jantung merupakan penyumbang angka kematian terbesar di Indonesia. Penyakit jantung memiliki beberapa jenis yang seringkali terjadi secara mendadak, tak terkecuali pada tubuh yang sehat.

Salah satunya adalah aritmia, suatu kondisi yang membuat pengidapnya mengalami detak jantung tidak teratur, baik lebih cepat maupun lebih lambat. Permasalahan irama jantung ini pada umumnya tidak berbahaya, namun jika detak jantung sudah mulai terasa tidak biasa, maka bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian mendadak.

Lantas apakah pasien aritmia boleh berolahraga?

Dokter spesialis jantung & pembuluh parah, kosultan aritmia Rumah Sakit Eka Hospital BSD, dr. Ignatius Yansen Ng,Sp.JP(K), FIHA menjelaskan pada prinsipnya pasien dengan aritmia punya anatomi jantung umumnya normal, sehingga tidak ada olahraga khusus dan pasien boleh beraktivitas seperti biasa.

“Seperti pasien jantung yang lainnya, olahraga yang disarankan adalah olaharaga cardio, seperti jalan cepat, joging, sepeda, berenang, dan lain sebagainya,” ujar dr Yansen seperti dikutip dari postingannya di Instagram @ignatiusyansen, Rabu (4/9/2024).

Aritmia jantung

Lantas bagaimana bila keluhan aritmia muncul saat olahraga? Dokter Yansen menyarankan untuk menghentikan olahraga tersebut dan tetap tenang.

“Pilih tempat yang relatif aman, kemudian periksa secara mandiri kondisi detak jantung,” katanya.

Dokter Yansen menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah denyut jantungnya terlalu cepat atau tidak. Pengecekan mandiri aritmia jantung bisa dengan empelkan tiga jari m di pergelangan tangan, dan hitung denyut nadi selama 15 detik. Kalikan hasilnya dengan empat untuk mendapat angka denyut nadi istirahat pasien per menit.

“Jika menunjukkan kondisi yang semakin parah, segera pergi ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan pertama,” tuturnya.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement