Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Ingatkan Penyakit Kelingking Bengkok Akibat Penggunaan Ponsel Terlalu Lama

Kesya Fatharani Shafa , Jurnalis-Kamis, 29 Agustus 2024 |08:00 WIB
Dokter Ingatkan Penyakit Kelingking Bengkok Akibat Penggunaan Ponsel Terlalu Lama
Dokter imbau bahaya kelingking bengkok akibat banyak bermain ponsel pintar. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

SEORANG dokter mengklaim bahwa ponsel pintar dapat mengubah bentuk jari kelingking penggunanya. Kondisi ini terjadi akibat deformitas yang diduga muncul akibat terlalu lama memegang ponsel.

Merangkum dari Vt.co Rabu (28/8/2024), kondisi tersebut lebih dikenal dengan nama 'phone pinky'. Mereka yang mengalaminya melaporkan adanya lekukan besar pada jari kelingking yang diduga disebabkan oleh berat perangkat ponsel.

Tak heran unggahan soal penyakit ini menjadi viral di media sosial TikTok dan hashtag untuk kejadian aneh ini diposting lebih dari 903 kali. Ternyata banyak masyarakat yang mengklaim mengalaminya sendiri.

Seorang pengguna TikTok dengan akun @galaleee menunjukkan jari kelingkingnya yang bengkok dalam sebuah video yang telah ditonton oleh 3,1 juta orang.

“Syukur alhamdulillah aku bukan satu-satunya," tulis seorang pengguna di kolom komentar.

"Waduh, sekarang aku jadi minder sama kelingkingku," tulis pengguna lain.

Seorang pengguna ketiga menulis di bawah video lain yang dibagikan oleh @kendall.rene: "Awalnya aku pikir 'nggak mungkin separah itu,' tapi kemudian aku melihat punyaku dan langsung berkata 'oh tidak'."

Seorang wanita terkejut saat membandingkan tangan kirinya dengan tangan kanannya, yang biasa memegang ponsel, dan melihat perbedaan yang mencolok.

"Saya tidak bisa meluruskannya," katanya sambil menunjukkan jari kelingkingnya yang bengkok.

"Saya gemetaran saat mencoba, rasanya seperti patah," ujarnya.

Praktisi medis Sydney, dr. Zac Turner, yang berspesialisasi dalam kesehatan dan kebugaran preventif, turut berkomentar dalam diskusi ini. Dida mengungkapkan bahwa telah merawat pasien yang mengeluhkan rasa sakit akibat ‘phone pinky’.

"Setidaknya sekali setiap dua minggu, saya akan melihat seseorang yang mengalami masalah akibat penggunaan ponsel," tulis Turner kepada News.com.

"Yang cukup lucu, saya melihat remaja yang datang dengan rasa sakit, hampir seperti 'trigger finger' yang terjadi ketika Anda mengepalkan tangan dan membuka jari-jari. Ini disebabkan oleh sedikit kalkulus yang berada di sepanjang tendon dan ligamen, yang menyebabkan rasa sakit dan kekakuan saat menekuk dan meluruskan jari-jari mereka," tulisnya.

"Kelompok usia lainnya adalah mereka yang berusia di atas 65 tahun, mereka sema menggunakan ponsel, mereka semua aktif di media sosial, dan mereka melakukannya dengan satu tangan. Saya memiliki sejumlah pasien dengan kapalan di tangan mereka yang terbentuk akibat gesekan ponsel pada tangan, yang menyebabkan titik tekanan," katanya.

Dokter Zac tersebut menjelaskan bahwa dalam beberapa kasus. Kondisi ini bisa berkembang menjadi sindrom carpal tunnel, yang merupakan kondisi umum pada tangan yang disebabkan oleh tekanan pada saraf median di carpal tunnel pergelangan tangan.

Beberapa pengguna khawatir bahwa lekukan di jari kelingking mereka akibat ponsel bersifat permanen. Tetapi dr. Zac mengungkapkan bahwa dalam kebanyakan kasus, kondisi ini dapat diobati.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement