SEORANG pria asal Vietnam mengalami sakit kepala yang luar biasa serta kehilangan penglihatan selama lima bulan terakhir. Dia diketahui mengeluhkan sakit kepala yang berkelanjutan, kehilangan penglihatan, serta keluarnya cairan dari hidung.
Kondisi tersebut membuatnya menjalani berbagai pemeriksaan medis untuk menemukan penyebab gejalanya di sebuah Rumah Sakit Persahabatan Kuba di kota Dong Hoi, provinsi Quang Binh.
Merangkum dari Oddity Central Kamis (15/5/2024), pemeriksaan CT scan menunjukkan adanya penumpukan udara di ruang subaraknoid, yang dikenal sebagai pneumothorax intrakranial.
Kondisi ini terjadi ketika udara terperangkap di dalam rongga tengkorak. Selain itu, ditemukan dua benda asing yang tertancap dari hidung hingga otak. Oleh karena itu, tim medis segera melakukan analisis lebih lanjut untuk mengidentifikasi benda asing tersebut.
Setelah melakukan pemeriksaan, dokter menemukan bahwa benda asing tersebut merupakan potongan sumpit yang patah. Awalnya, pria tersebut tidak dapat menjelaskan bagaimana sumpit itu bisa berada di tengkoraknya. Namun, dia kemudian mengingat sebuah insiden lima bulan lalu ketika dia terlibat dalam perkelahian saat sedang minum diluar.

Akibat perkelahian tersebut, dia dibawa ke ruang gawat darurat, namun dokter hanya memberikan perawatan dasar sebelum mengizinkannya pulang. meskipun ia tidak ingat detail kejadian tersebut, namun pria ini berasumsi bahwa lawan dalam pertengkarannya itu menusukkan sumpit ke tengkoraknya melalui hidung.
Tim medis memutuskan untuk melakukan operasi endoskopi melalui hidung yang dikombinasikan dengan prosedur bedah kecil untuk menutup celah di tengkorak sehingga dapat mengeluarkan sumpit yang patah.
Operasi tersebut dianggap sebagai langkah yang paling aman dan efektif untuk menyelamatkan nyawa pasien serta menghindari komplikasi yang berbahaya.
Dokter Nguyen Van Man, Kepala Departemen Bedah Saraf di Rumah Sakit Persahabatan Kuba, menjelaskan bahwa pemilihan metode bedah yang optimal sangat penting untuk menghindari gejala sisa pada pasien.
Dengan menggunakan teknik bedah yang hati-hati, tim medis berhasil mengeluarkan sumpit tersebut tanpa menyebabkan komplikasi berkelanjutan.