"Peluang ini bisa dioptimalkan sebagai momentum pemanfaatan transformasi digital bagi para UMKM dengan memperluas akses pembiayaan alternatif melalui platform teknologi finansial," terang mantan Ketua Kadin ini.
Industri perbankan lanjutnya, memiliki berbagai isu yang membuat penetrasinya dalam melakukan pembiayaan terbatas. Hal ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh para financial technology untuk memecahkan sekat-sekat yang ada dan lebih bergerak cepat memberikan akses permodalan.
"Harus dimaksimalkan pembiayaan alternatif ini, harus ada out of the box solution dari teman-teman fintech ini," ujar Sandi.

(Foto: dok. Kemenparekraf)
Ia pun berpesan kepada para penyedia fintech selain agar dapat memaksimalkan peluang dalam memberikan layanan pendanaan, juga harus menyiapkan cara pembayaran serta cyber security information yang baik pula.
"Tidak hanya sukses pembiayaan, pembayaran, tapi juga akses kedaulatan dan kekuatan serta ketahanan daripada transformasi digital kita," pungkasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.