Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sandiaga Apresiasi Rumah Sakit BSH Bogor Kembangkan Wellness Tourism untuk Lansia

Janila Pinta , Jurnalis-Rabu, 08 Mei 2024 |09:08 WIB
Sandiaga Apresiasi Rumah Sakit BSH Bogor Kembangkan <i>Wellness Tourism</i> untuk Lansia
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: dok. Kemenparekraf)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi layanan kesehatan yang disiapkan rumah sakit BSH Bogor, khususnya layanan kesehatan bagi lansia.

Sandi mengatakan, salah satu layanan yang disiapkan Rumah Sakit BSH adalah Amanda Living yakni hunian dan tempat berkegiatan yang memberikan komitmen pelayanan kepada senior (lansia).

Alamanda Living merupakan senior living pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan rumah sakit sehingga kecepatan dan keamanan kesehatan dapat tercapai.

Berpadu dengan Rumah Sakit BSH sebagai rumah sakit yang memiliki fasilitas perawatan dengan konsep udara terbuka dengan pemandangan pegunungan dan didukung dengan peralatan kesehatan yang terkini dan akurat, diharapkan dapat menumbuhkan minat wisatawan untuk menjalankan medical tourism di Indonesia.

Menparekraf Sandiaga Uno

(Foto: dok. Kemenparekraf)

"Ini sesuai dengan apa yang sedang kita kembangkan yakni medical tourism di Indonesia," ujar Sandi saat visitasi ke Rumah Sakit BSH di Bogor, Jawa Barat, Selasa, 7 Mei 2024, mengutip laman Kemenparekraf.

Menurut Sandi, pengembangan layanan kesehatan di Indonesia akan memberikan dampak yang besar bagi perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapat layanan kesehatan yang tidak jarang dilakukan oleh masyarakat sambil berwisata.

Data-data yang dikumpulkan menunjukkan, total USD11 miliar yang dibelanjakan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri.

"Pariwisata medis ini memberikan begitu banyak ruang untuk tambahan revenue, add on kepada industri pariwisata karena length of stay panjang juga belanja kepada produk dan jasa di ekonomi lokalnya ini luar biasa. Jadi (jumlahnya) bukan hanya USD11 miliar, tapi mungkin bisa lebih," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement