6. Meningkatkan Kesehatan Sel Saraf dan Mencegah Kehilangan Memori
Kandungan apigenin dalam seledri berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan saraf. Selain itu, apigenin juga dapat berkontribusi pada kesehatan neuron.
Selanjutnya, seledri juga dapat mencegah kehilangan ingatan karena mengandung senyawa spesifik yang dikenal sebagai L-3-n-butylphthalide. Ekstrak seledri memainkan peran penting dalam mengobati penyakit Alzheimer dan mencegahnya berkembang.
7. Membantu Pencernaan
Kandungan nutrisi antioksidan dan anti-inflamasi dalam seledri membantu melindungi seluruh saluran pencernaan. Serat larut yang terdapat dalam seledri akan difermentasi oleh bakteri yang ada di usus besar sehingga dapat meningkatkan kesehatan pencernaan.
8. Membantu Mengurangi Berat Badan
Seperti kita ketahui, seledri merupakan sayuran rendah kalori yang bermanfaat dalam mengatur berat badan. Serat pencernaan yang terkandung dalam seledri dapat membuat Anda kenyang dalam jangka waktu lama. Kandungan air seledri yang tinggi juga dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan dan mengatur metabolisme lipid.
Selain memiliki banyak manfaat, sayuran ini juga dapat menjadi pusat perhatian dalam berbagai hidangan lezat, seperti sup seledri, salad seledri, jus seledri, dan smoothie seledri.
Untuk itu, pilihlah seledri yang segar dan renyah, serta hindari yang layu atau memiliki bintik-bintik coklat agar Anda dapat menikmati seluruh nutrisi yang ditawarkan oleh sayuran ini dari makanan yang Anda konsumsi.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.