MEMILIKI kulit sehat dan awet muda masih menjadi idam-idaman kaum hawa di era sekarang ini. Maka tak heran mengapa masih banyak wanita yang rela mengikuti berbagai macam perawatan wajah demi mendapatkan kulit idamannya.
Akan tetapi, jangan sampai keinginan tersebut membuat Anda tidak berhati-hati dalam memilih klinik kecantikan untuk melaksanakan treatment wajah. Sebab hal ini bisa berbahaya lho bagi kesehatan kulit dan tubuh juga.
Melansir South China Morning Post, Selasa (30/4/2024), tiga wanita asal Amerika Serikat mendadak tertular HIV usai melakukan perawatan melalui injeksi. Diketahui virus itu menularkan kepada tiga wanita tersebut melalui suntikan yang digunakan.

Awalnya ketiga wanita tersebut hendak melakukan prosedur ‘Vampire Facial’ di salah satu spa medis. Namun ternyata tempat tersebut tidak memiliki izin resmi untuk melakukan prosedur injeksi tersebut.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengungkap bahwa ketiga pasien tersebut adalah kasus pertama yang terdokumentasi dari orang yang tertular virus melalui layanan injeksi kosmetik.
CDC mengungkap bahwa pihaknya telah memulai penyelidikan pada 2018, setelah Departemen Kesehatan New Mexico menemukan tes HIV positif dari seorang wanita berusia 40-an. Kala itu, pasien melaporkan tidak ada penggunaan obat suntik, transfusi darah baru-baru ini, atau kontak seksual baru-baru ini dengan siapa pun selain pasangan seksualnya saat ini.
Akan tetapi, wanita tersebut melaporkan bahwa dirinya sempat melakukan prosedur microneedling di spa di Albuquerque, New Mexico. Perawatan ini bertujuan untuk membuat kulit terlihat lebih halus, lebih kencang, dan lebih penuh, melibatkan pengumpulan darah dari pasien, memisahkan plasma dan trombosit, dan menyuntikkan kembali campuran ke dalam kulit.