Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Ungkap Risiko Remaja Pakai Vape Ganja, Rentan Terkena Cedera Paru-Paru

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Sabtu, 27 April 2024 |04:00 WIB
Dokter Ungkap Risiko Remaja Pakai Vape Ganja, Rentan Terkena Cedera Paru-Paru
Bahaya menggunakan vape. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

Bahkan, kata Prof Erlina, bahaya vape ganja ternyata tidak hanya pada kesehatan fisik saja namun juga ikut mempengaruhi kesehatan mental.

Studi pada lebih dari 2.500 orang berusia 13-24 menemukan bahwa vape nikotin, vape THC, dan vape kombinasi (nikotin dan THC) lebih mungkin melaporkan gejala kecemasan, depresi, dan pikiran ingin bunuh diri dibandingkan dengan teman-teman mereka yang tidak menggunakan.

“Gejala kecemasan tersebut lebih sering ditemukan pada pengguna vape THC. Kita juga paham bahwa penggunaan ganja sendiri dapat menimbulkan masalah memori, gangguan tidur, denyut jantung, bahkan untuk jangka panjang bisa ada risiko skizofrenia,” tutur Prof Erlina.

“Lihat, kamu tidak hanya menyakiti fisik tapi juga mental kamu jika terus menggunakan vape dengan THC ini. Saya harap dengan thread ini semakin membuka mata masyarakat dengan bahayanya ya,” katanya.

(Leonardus Selwyn)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement