Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tepis Isu Bali Over Tourism, Ini Kata Sandiaga Uno

Devi Pattricia , Jurnalis-Jum'at, 19 April 2024 |13:31 WIB
Tepis Isu Bali <i>Over Tourism</i>, Ini Kata Sandiaga Uno
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: dok. Kemenparekraf)
A
A
A

BALI menjadi salah satu destinasi wisata paling populer dan masih digandrungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun belum lama ini, Bali kembali menjadi sorotan media luar lantaran dianggap terlalu padat.

Wisatawan mancanegara (wisman) melihat Bali sebagai tempat berlibur yang tenang, kental dengan budaya, dan mampu memanjakan mata dengan keindahan alamnya. Akan tetapi belakangan ini Bali mendadak sangat padat pengunjung.

Oleh karenanya banyak wisatawan luar yang beranggapan Bali menjadi over tourism dan bukan destinasi yang senyaman dulu.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengaku bersyukur bahwa pesona Bali masih melekat di hati pengunjungnya.

Menparekraf Sandiaga Uno

(Foto: Devi Pattricia/MPI)

“Pertama Bali ini kembali menjadi destinasi yang paling diminati oleh para wisatawan dan ini harus kita syukuri,” ujar Sandi dalam acara 'Halal Bihalal Kemenparekraf' di Balairung Soesilo Soedarman, Jumat (19/4/2024).

Namun ia menegaskan bahwa Pulau Bali sebetulnya belum masuk kategori over tourism. Sebab para wisatawan lebih banyak berkumpul di kawasan Bali Selatan, khususnya Nusa Dua, Badung, dan Denpasar saja.

“Karena sebetulnya kalau Bali sebagai pulau ini masih belum over tourism. Tapi kalau Bali Selatan, karena semua terpusat hanya di lokasi Nusa Dua dan Bali Selatan ini memang terlihat peningkatan beban yang signifikan,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement