EFEK cium pipi bayi sembarangan saat lebaran menarik untuk diulas. Dalam suasana yang penuh dengan kebahagiaan dan kehangatan saat Lebaran, menyapa bayi dengan mencium pipinya dianggap sebagai tindakan kasih sayang yang wajar.
Seperti diketahui, penting bagi kita untuk selalu menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh atau mencium bayi, terutama saat ada banyak tamu yang datang berkunjung selama Lebaran. Meskipun niatnya baik, mencium pipi bayi yang dilakukan tanpa memperhatikan kebersihan bisa membawa bakteri atau virus.
Kondisi ini tentu berpotensi menyebabkan infeksi pada bayi yang sistem kekebalan tubuhnya masih rentan. Namun, di balik kebiasaan ini, kita perlu menyadari potensi risiko yang terjadi akibat cium pipi sembarangan pada bayi.
Merangkum dari berbagai sumber pada Jumat (5/4/2024) berikut adalah tiga efek cium pipi bayi sembarangan saat Lebaran.
1. Infeksi
Menyentuh atau mencium bayi dengan tangan yang tidak bersih dapat meningkatkan risiko infeksi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC), bakteri dan virus dapat dengan mudah menyebar melalui kontak dengan tangan yang terkontaminasi.
Oleh karena itu, penting untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh atau mencium bayi, terutama saat ada banyak tamu yang datang berkunjung selama Lebaran.
2. Iritasi Kulit
Kulit bayi sangat sensitif dan rentan terhadap iritasi. Mencium bayi terlalu sering dapat menyebabkan gesekan yang dapat mengiritasi kulit pada bayi, terutama jika orang yang mencium menggunakan produk-produk perawatan yang mengandung bahan kimia keras.
Para ahli kulit dari American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk memperhatikan produk-produk perawatan kulit yang digunakan pada bayi dan menyarankan untuk tidak melakukan sentuhan dan mencium pipi bayi terlalu sering. Maka rajinlah mencuci tangan sebelum menyentuh atau mencium bayi untuk mengurangi risiko iritasi pada kulit bayi.
3. Gangguan Pernapasan
Bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya berkembang, sehingga rentan mengalami penyakit pada pernapasan. Menyentuh atau mencium bayi yang dilakukan oleh banyak orang dapat berisiko membawa virus atau bakteri yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit pernapasan, seperti flu atau pilek.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan bahwa paparan terhadap banyak orang dapat meningkatkan risiko infeksi pernapasan pada bayi.