Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Miris! Bantuan Kemanusiaan yang Dijatuhkan Melalui Udara Tewaskan 5 Orang di Gaza

Firly Aghisty Cahyarani , Jurnalis-Selasa, 12 Maret 2024 |20:00 WIB
Miris! Bantuan Kemanusiaan yang Dijatuhkan Melalui Udara Tewaskan 5 Orang di Gaza
Bantuan kemanusiaan tewaskan lima warga Gaza. (Foto: Aljazeera)
A
A
A

BANTUAN kemanusiaan yang dijatuhkan dari udara di Gaza Utara mengakibatkan lima orang tewas dan 10 lainnya terluka. Kabar tersebut diungkapkan oleh petugas medis di Rumah Sakit Al-Shifa yang rumah sakit terbesar di Gaza.

Melansir dari situs France 24, Selasa (12/3/2024) Mohammed al-Sheikh, kepala perawat ruang gawat darurat di Rumah Sakit Al-Shifa, memberikan keterangan bahwa kejadian tersebut terjadi di utara kamp pengungsi. Kondisi ini tentu menimbulkan duka mendalam di tengah masyarakat Gaza.

Salah seorang saksi, Mohammed al-Ghoul, mengatakan bahwa bantuan yang dijatuhkan melalui udara dengan parasut diharapkan membawa sekantung tepung. Sayangnya parasut bantuan tersebut tidak terbuka dan jatuh seperti roket di atap salah satu rumah, yang berubah menjadi bencana.

Bantuan untuk palestina

"Sepuluh menit kemudian saya melihat orang-orang memindahkan tiga orang syuhada dan lainnya yang terluka, yang tinggal di atap rumah tempat bantuan kemanusiaan jatuh," kata pria berusia 50 tahun itu.

Amerika Serikat dan Yordania termasuk di antara negara-negara yang terlibat dalam bantuan kemanusiaa via udara di Gaza utara. Pihak militer Yordania membantah keterlibatan mereka dalam kejadian tersebut dan menyatakan bahwa kerusakan teknis pada parasut pembawa bantuan bukan berasal dari pesawat Yordania.

Mereka menjelaskan bahwa empat pesawat Yordania yang terlibat dalam penerjunan udara bekerja sama dengan lima negara lainnya tanpa gangguan. Pemerintah Gaza yang dikuasai Hamas menilai bantuan udara sebagai tindakan sia-sia yang tidak efektif untuk membawa bantuan masuk.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement