Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Tradisi Sambut Ramadhan di Arab Saudi, Mendekor Masjid hingga Ledakkan Meriam

Narissa Nurulita Pamuji , Jurnalis-Selasa, 05 Maret 2024 |18:16 WIB
5 Tradisi Sambut Ramadhan di Arab Saudi, Mendekor Masjid hingga Ledakkan Meriam
Ilustrasi (Foto: ksaexperience)
A
A
A

4. Menyiapkan hidangan khas

Arab Saudi memiliki hidangan ciri khas ketika bukan Ramadhan. Seperti Kunafa, Logaimat, Hanini, Jarish, Saloona, dan lain-lain. Makanan ini dihidangan dari berbagai macam daerah di Arab Saudi.

Makanan Hanini menjadi hidangan khas wilayah tengah Arab Saudi. Makanan ini dibuat seperti bubur yang berbahan dasar kurma, tepung terigu, gula, dan ghee. Ada juga Jarish, sebuah makanan gurih yang terbuat dari gandum.

Kemudian makanan Saloona menjadi ciri khas di wilayah timur. Makanan ini seperti sup daging yang berisi sayuran. Biasanya dihidangkan untuk berbuka puasa.

Tradisi Ramadhan di Arab Saudi

(Foto: Visit Saudi)

5. Begadang

Saat memasuki bulan Ramadhan, masyarakat Arab Saudi banyak yang tidak tidur bahkan setelah shalat tarawih. Aktivitas malam hari diisi antara lain dengan beribadah, atau berkumpul di halaman rumah, pinggir jalan, nongkrong di taman kota.

Suasana malam Ramadhan pun sangat hidup terlebih toko-toko dan pusat perbelanjaan buka hingga menjelang sahur. Saat Ramadhan, biasanya warga Arab Saudi memilih tidur setelah subuh.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement