Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Tradisi Sambut Ramadhan di Arab Saudi, Mendekor Masjid hingga Ledakkan Meriam

Narissa Nurulita Pamuji , Jurnalis-Selasa, 05 Maret 2024 |18:16 WIB
5 Tradisi Sambut Ramadhan di Arab Saudi, Mendekor Masjid hingga Ledakkan Meriam
Ilustrasi (Foto: ksaexperience)
A
A
A

BULAN suci Ramadhan menjadi momen paling dinanti umat Islam sedunia. Berbagai negara punya tradisi unik dalam menyambut bulan penuh berkah dan ampunan ini.

Salah satunya ialah Arab Saudi. Ya, masyarakat Saudi yang mayoritas muslim begitu mengangungkan Ramadhan.

Selain mengisi dengan berbagai ritual ibadah, mereka juga punya tradisi unik dalam menyambut bulan waktu turunnya kitab suci Alquran itu.

Berikut Okezone rangkumkan lima tradisi unik Arab Saudi menyambut bulan suci Ramadhan.

1. Ledakkan meriam

Meledakkan meriam sebagai penanda waktu berbuka puasa saat awal Ramadhan sudah mentradisi di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi. Namun, belakangan tradisi ini mulai hilang karena sudah ada handphone, radio, dan TV untuk memberi tahu waktu berbuka.

Meledakkan meriam saat waktu buka puasa awalnya ada di Mesir, kemudian tradisi ini menyebar ke negara-negara sekitarnya.

Menurut sejarah awalnya tradisi ini terjadi karena ketidaksengajaan. Mulanya adalah saat Sultan Mamluk Khosh Qadam menguji meriam baru miliknya.

Kebetulan saat itu merupakan hari pertama Ramadan dan meriam ditembakkan saat waktu magrib tiba. Hal ini menjadi kesalahpahaman, masyarakat mengira tembakan tersebut sebagai tanda berbuka puasa.

Anak-Anak di Arab Saudi

(Foto: X/@Ep_events_sa)

Namun pada akhirnya pemerintah Arab Saudi saat itu menetapkan bahwa pengunaan meriam dilakukan sebagai tanda buka puasa, sahur dan imsak, serta hari-hari libur resmi.

2. Mendekor masjid dan jalan utama

Setiap jelang Ramadhan, masjid-masjid di Arab Saudi akan mulai dihiasi lampu-lampu berwarna-warni maupun dekorasi lainnya.

Selain itu, berbagai ruas jalan utama dan pusat perbelanjaan juga akan didekor secara khusus dalam rangka menyambut bulan Ramadhan sehingga terasa lebih meriah dan semarak.

3. Menggelar bazaar

Kegiatan ini memang rutin dilakukan jelang dan saat Ramadhan tiba. Masyarakat bisa berburu kuliner khas Ramadhan.

Bazaar Ramadhan selalu menjadi magnet terutama menjelang waktu berbuka. Camilan khas Timur Tengah maupun berbagai minuman segar bisa dinikmati pengunjung dengan penuh rasa suka cita.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement